Blog Archives

Anak Alergi Susu Sapi? Ini yang Harus Dilakukan

Anak yang mengalami alergi susu sapi biasanya akan menunjukkan gejala berupa gatal-gatal, muntah, napas berbunyi atau mengi, juga gangguan pencernaan. Orang tua perlu mengambil langkah untuk mengatasi alergi susu sapi pada bayi.

Terutama pada bayi yang membutuhkan asupan lain di luar ASI karena kondisi tertentu. Alergi susu sapi dapat berkembang pada anak yang diberi ASI dan formula. Namun, anak-anak yang mendapat ASI biasanya cenderung tidak mengembangkan alergi makanan dalam bentuk apa pun. Reaksi alergi bisa muncul jika ibu mengonsumsi produk susu.

Mengenali alergi susu sapi pada bayi

Alergi susu sapi sangat umum terjadi. Hal ini disebabkan oleh sistem imunitas tubuh mengenal protein susu sapi sebagat zat asing di dalam tubuh. Karena itu, tubuh merespon dan melawan protein yang masuk, sama halnya bakteri dan virus.

Susu sapi mengandung kasein (protein) serta beberapa protein lainnya. Karena dikenali sebagai “ancaman”, tubuh mengeluarkan senyawa kimia yang memancing terjadinya gejala alergi.

Pelepasan senyawa kimia akibat alergi susu sapi ini dilandasi beberapa sebab berikut.

1. Reaksi Imunoglobulin E (IgE) mediated

Immunoglubulin E meruapakan antibodi yang berperan dalam melawan alergi. Di sini sistem imunitas melakukan pelepasan senyawa histamin, senyawa kimia yang dilepaskan tubuh saat merespon alergi. Gejala ini berlangsung sekitar 20-30 menit setelah si kecil mengonsumsi protein susu sapi. Namun, gejala bisa muncul lebih dari 2 jam. Melihat ini, orangtua harus segera mengambil solusi untuk mengatasi alergi susu sapi pada bayi.

2. Reaksi Non-immunoglobulin E-mediated

Sel T atau sel darah putih ditafsir sebagai penyebab dari munculnya gejala alergi. Biasanya gejala muncul secara bertahap, dari 48 jam hingga 1 minggu setelah si Kecil mincum susu sapi. Meskipun penyebabnya berbeda dari yang sebelumnya, mengatasi gejala alergi susu sapi perlu segera dilakukan.

3. Campuran reaksi Imunoglobulin E dan Non-immunoglobulin E mediated

Adapun bayi yang memiliki gejala alergi susu sapi karena gabungan reaksi Imunoglobulin E dan Non-immunoglobulin E mediated. Bila demikian, mengatasi bayi dengan gejala alergi susu sapi harus cepat dilakukan oleh orangtua. Mengatasi dan mengelola alergi susu sapi pada bayi penting untuk dilakukan. Karena menurut hasil riset menunjukkan 50% anak yang mengalami alergi susu sapi di awal kehidupannya dapat berisiko mengalami kembali gejala alergi sampai dengan usia 5 tahun.

Penanganan Alergi Susu Sapi pada Anak

ASI adalah merupakan pilihan terbaik bagi bayi yang memiliki alergi susu sapi. ASI yang bergizi seimbang  menawarkan perlindungan terhadap penyakit dan infeksi dan mengurangi sindroma kematian mendadak.

Bila Ibu tidak memberikan ASI, maka Ibu harus memikirkan pemberian nutrisi formula sebagai alternatif. Ibu harus cermat akan kandungan susu formula termasuk jenis protein yang terkandung.

  • Formula hidrolisis

Formula ini berbasis susu sapi, namun proteinnya telah dipecah menjadi partikel-partikel kecil sehingga tubuh tidak mengenali itu sebagai protein berbahaya dan bisa lebih mudah dicerna. Cara ini bisa meminimalkan munculnya reaksi alergi.

  • Formula soya

Formula berbasis protein kedelai ini adalah salah satu pilihan yang direkomendasikan untuk anak dengan alergi susu sapi. Sebagian besar anak dengan alergi susu sapi dapat menerima Formula kedelai mengandung phytate yang dapat memengaruhi penyerapan nutrisi dan isoflavonoid yang dapat membuat formula kedelai tidak cocok diberikan pada bayi di bawah 6 bulan.  Jadi tidak semua bayi dengan alergi protein susu sapi, cocok diberikan formula kedelai.

  • Formula berbasis asam amino (AAF)

Formula asam amino (AAF) merupakan formula yang mengandung asam amino. Asam amino sendiri adalah hasil penguraian dari protein. Asam amino 100% non-alergen sehingga aman digunakan untuk anak yang alergi protein susu sapi. Dalam penelitian ditemukan, bayi dengan alergi susu sapi yang sangat sensitif, ketika diberikan formula hidrolisis mengalami penurunan berat badan dan gejala alergi tetap muncul. Sedangkan ketika diberikan formula asam amino, terjadi kenaikan berat badan dan gejala alergi berkurang. penggunaan formula asam amino disarankan sebagai pengobatan lini pertama untuk anak yang memiliki alergi parah seperti riwayat anafilaksis, Heiner Syndromme, Eosinphilic Eosophagitis dan gastro intestinal berat atau yang berhubungan dengan pertumbuhan yang terganggu.

***

Alergi susu sapi tidak dapat disembuhkan, biasanya reaksinya berkurang, bahkan menghilang seiring dengan pertambahan usianya. Namun, Anda bisa menghindari kemunculan reaksi alergi dengan cara memberikan formula yang tidak mengandung protein susu sapi. Pastikan juga Anda memeriksakan kondisi anak ke dokter spesialis alergi anak. Biasanya dokter akan melakukan serangkaian tes seperti tes darah, tinja, dan tes reaksi kulit terhadap paparan protein susu sapi.

Read More

Komplikasi dan Kemungkinan Kondisi Lanjutan dari Retensi Plasenta

Plasenta atau lebih dikenal dengan ari-ari merupakan salah satu bagian terpenting bagi kehidupan janin selama masa kandungan. Saat bayi keluar lewat proses persalinan, plasenta akan turut serta. Namun, ada kondisi di mana ari-ari ini tidak kunjung keluar setelah 30 menit kelahiran sang bayi. Kondisi itu disebut retensio plasenta.

Sebagai “perantara” antara dinding rahim—dalam hal ini tubuh ibu—dengan janin, plasenta menjadi jalan pernapasan, pemberian makan, dan pertukaran zat-zat lain. Begitu pentingnya peran dan fungsi plasenta itu sendiri tak berlebihan jika diberi label “penjaga kehidupan bayi”.

Akan tetapi, siapa sangka bila plasenta itu bisa membahayakan ibu setelah bayi dilahirkan. Ari-ari akan membahayakan kesehatan, bahkan nyawa ibu jika kondisi seperti retensi plasenta terjadi. Sebab, kondisi-kondisi seperti retensi plasenta bisa berkembang menjadi komplikasi masalah yang tidak dapat disepelekan sama sekali.

Kemungkinan kondisi lanjutan, atau dalam dunia medis dikenal dengan istilah prognosis, retensi plasenta amat bergantung dengan cepat tidaknya plasenta dipisahkan dari dinding uterus dan juga ada atau tidaknya komplikasi pada pasien.

  • Prognosis

Prognosis atau kemungkinan terjadinya kondisi lanjutan dari retensi plasenta tergantung dengan kelainan yang mendasari dan ada atau tidaknya komplikasi. Apabila ibu yang mengalami retensi plasenta memiliki kondisi seperti perdarahan, syok, dan infeksi, setelah dilakukan separasi plasenta, maka prognosis pasien cukup buruk.

Penanganan pelepasan plasenta yang cepat dan adekuat dapat meningkatkan prognosis pasien. Selain itu, risiko untuk terjadinya retensi plasenta berulang pada kehamilan berikutnya dilaporkan meningkat sebesar 12,6 kali pada pasien retensi plasenta.

  • Komplikasi

Terjadinya komplikasi retensi plasenta umumnya tergantung pada faktor risiko pasien. Komplikasi retensi plasenta yang paling sering ditemukan adalah perdarahan postpartum dan endometritis postpartum.

  • Perdarahan Postpartum

Perdarahan postpartum merupakan komplikasi yang paling sering ditemukan pada pasien retensio plasenta. Perdarahan umumnya terjadi setelah plasenta terlepas dari dinding uterus sehingga pembuluh darah uterus menjadi terbuka. Apabila uterus tidak memiliki kontraksi yang adekuat, maka perdarahan postpartum akan terjadi. Perdarahan yang tidak tertangani dengan baik akan dapat mengganggu hemodinamik pasien.

  • Endometritis Postpartum

Endometritis postpartum merupakan kondisi inflamasi pada dinding uterus. Komplikasi ini umumnya terjadi setelah dilakukan manual plasenta. Tindakan manual plasenta akan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri pada kavitas uterus. Sekitar 6,7% wanita yang menjalani manual plasenta akan mengalami endometritis. Tanda dan gejala seperti demam, nyeri abdomen bawah, nyeri tekan uterus, menggigil, malaise, dan lokia berbau dapat ditemukan pada pasien endometritis.

Jika kita perhatikan lebih saksama, komplikasi dan prognosis retensi plasenta berkaitan erat dengan tata laksana penanganan dari kondisi itu sendiri. Penanganan yang cepat dan tepat mengecilkan kemungkinan terjadinya situasi terburuk.

Oleh karenanya penting bagi Anda melakukan proses persalinan di fasilitas kesehatan dan/atau disertai oleh tenaga medis yang andal dan kompeten. Tujuannya untuk meminimalisir kondisi-kondisi setelah kelahiran seperti retensi plasenta ini.

Penatalaksanaan retensi plasenta biasanya didahului dengan stabilisasi hemodinamik, terutama pada pasien dengan perdarahan hebat. Terapi definitif untuk retensi plasenta adalah manual plasenta. Terapi medis lain, seperti prostaglandin, asam traneksamat, nitrogliserin, dan oxytocin juga dapat diberikan.

Prosedur pengobatan retensi plasenta berbeda pada satu pasien dengan lainnya, sebab prosedurnya disesuaikan dengan keadaan setiap pasien serta risiko yang dapat timbul setelahnya. Bila ditangani dengan baik, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, retensi plasenta dapat diatasi dan memperkecil risiko pasien dari kondisi terburuk yang bisa dialaminya.

Read More

Di Mana Letak Perbedaan Fraktur Colles & Smith?

Dalam anatomi tangan manusia, ada bagian yang disebut radius distal. Tulang radius merupakan tulang terbesar yang ada di lengan, sedangkan ujung tulang radius yang terletak di dekat sendi pergelangan tangan disebut dengan distal. Persendian yang dapat membuat telapak tangan kita luwes dalam bergerak itu rentan mengalami gangguan, beberapa di antaranya adalah fraktur colles dan fraktur smith.

Fraktur colles dan fraktur smith merupakan beberapa jenis dari fraktur atau retak dan/atau patah di bagian radius distal tersebut. Lantaran keduanya memiliki kesamaan, tak jarang orang sulit membedakan keduanya.

Kondisi ini amat sering terjadi. Bahkan, hampir setengah dari seluruh kasus patah tulang yang ada terletak di bagian ini. Anak-anak yang berumur muda atau mereka yang telah berusia lanjut memiliki risiko yang tinggi mengalami fraktur radius distal, baik itu fraktur colles maupun fraktur smith.

Lantas, di manakah letak perbedaan antara dua macam fraktur yang terjadi di radius distal ini? Berikut penjelasannya:

  • Fraktur Smith

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, fraktur smith adalah kondisi retak atau patah pada tulang radius distal. Bagian itu merupakan apa yang selama ini kita kenal dengan pergelangan tangan.

Cedera ini mengakibatkan tulang radius menonjol ke arah depan (arterior) dari posisi normal. Namun, fraktur pada tulang radius tidak akan meluas ke sendi pergelangan tangan. Kondisi ini merupakan kebalikan dari fraktur colles.

Penyebab utama fraktur smith adalah trauma atau terjadinya benturan secara keras di sekitar pergelangan manusia, bisa karena kecelakaan atau sebagainya. Salah tumpuan ketika terjatuh juga bisa menyebabkan fraktur smith ini.

Osteoporosis ternyata juga bisa meningkatkan risiko patah tulang, termasuk juga fraktur Smith. Pasalnya, osteoporosis menyebabkan kekuatan tulang jadi menurun sehingga lebih rentan cedera.

Bila tidak cepat-cepat ditangani, fraktur Smith dapat memicu komplikasi dan cedera serius lainnya. Salah satu komplikasi fraktur Smith adalah sindrom nyeri regional kompleks, yaitu nyeri kronis pada anggota tubuh lainnya setelah cedera. Hal ini diduga karena fraktur Smith telah menyebabkan kerusakan pada sistem saraf tubuh.

Tidak ada prosedur pencegahan untuk fraktur smith selain berhati-hati. Sebab, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, faktor utama kondisi ini adalah kecelakaan. Selain itu, menjaga tulang tetap sehat juga bisa mengurangi risiko terkena kondisi ini.

Agar tulang tetap sehat dan kuat, selalu penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D harian. Salah satu cara termudahnya adalah dengan rajin berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi. Kemudian, mengonsumsi makanan sumber kalsium dan vitamin D juga amat disarankan. Anda bisa sering-sering mengonsumsi susu, telur, keju, ikan, kacang-kacangan, dan sebagainya.

  • Fraktur Colles

Untuk dapat memahami kondisi fraktur colles ini, Anda sebenarnya bisa membaca ulang pengertian dari fraktur smith sebelumnya. Pasalnya, keduanya memiliki pengertian yang hampir sama.

Bedanya, fraktur colles menyebabkan tulang radius menonjol ke arah belakang (dorsal) dari posisi normal. Akibatnya, bagian punggung tangan Anda akan tampak terangkat. Selain itu, hampir tidak ada perbedaan di antara kedua fraktur yang terjadi di radius distal tersebut.

Namun, kondisi fraktur colles dapat dibilang lebih kompleks dari jenis lainnya. Ada beberapa kemungkinan fraktur atau kondisi retak dan/atau patah tulang jenis ini. Kondisi tersebut nantinya juga berperan dalam tata laksana penanganan.

Ada 4 jenis fraktur colles, di antaranya:

  • Fraktur terbuka: jika tulang mencuat dan menembus kulit.
  • Fraktur kominutif: jika tulang remuk menjadi lebih dari 2 potongan tulang.
  • Fraktur intraartikular: jika tulang patah dan memengaruhi sendi pergelangan tangan.
  • Fraktur ekstraartikular: jika tulang patah tapi tidak memengaruhi sendi pergelangan tangan.

Karena faktor penyebab fraktur colles juga sama dengan fraktur smith, upaya pencegahannya pun serupa.

Nah, jadi untuk dapat memahami kondisi fraktur colles dan smith, seseorang hanya perlu memperhatikan fraktur di radius distal tersebut. Jika arah angulasi tulang tersebut ke dorsal atau belakang, itulah fraktur colles. Jika angulasi terjadi ke arah sebaliknya, atau anterior itulah fraktur smith.

Read More

Cek Kondisi yang Membuat Cowok Setia Terbentuk

cowok setia

Memiliki cowok setia sebagai pasangan tentunya sangat membahagiakan dan diidamkan oleh semua orang. Dengan kesetiaan yang dimiliki, ia bisa menjadikan Anda prioritas dan membuat hidup Anda lepas dari kekhawatiran. Tidak heran jika akhirnya label setia menjadi salah satu syarat banyak orang dalam mencari pasangannya.

Pasangan yang setia tidak hanya menjanjikan Anda bahwa ia tidak akan berselingkuh. Banyak sisi positif lain dari cowok setia yang membuat hubungan dengan pasangan kian harmonis, mulai dari sayangnya yang konsisten terhadap Anda, selalu mengusahakan yang terbaik untuk Anda, juga kerap berusaha menjadi pribadi yang lebih baik bagi orang yang disayanginya.

Namun, mungkin Anda akan sedikit bingung untuk menentukan calon atau pasangan Anda benar-benar setia atau tidak. Salah satu hal yang bisa Anda selidiki apakah cowok Anda benar-benar setia atau tidak adalah dengan mengecek kondisi yang membentuk pribadinya. Berikut ini adalah beberapa kondisi di mana biasanya pria-pria akan terbentuk menjadi pribadi yang setia.

Keluarga yang Harmonis

Kondisi keluarga sangat memengaruhi pembentukan watak seseorang, termasuk soal sikapnya yang setia atau tidak. Laki-laki yang berasal dari keluarga yang memiliki banyak masalah soal kepercayaan dan pengkhianatan cenderung akan memandang kesetiaan adalah suatu kesia-siaan.

Sebaliknya ketika ia berasal dari keluarga yang harmonis, ia cenderung akan lebih menghargai bentuk suatu hubungan, termasuk hubungannya dengan Anda. Sifat setia pada pria yang lahir dan besar di keluarga harmonis akan lebih mudah terbentuk.

Memiliki Saudara Perempuan

Coba cek apakah calon atau pasanganmu memiliki saudara perempuan atau tidak? Pasalnya, ada tidaknya saudara perempuan yang dimiliki seorang cowok akan sangat memengaruhi sikapnya terhadap pasangan.

Cowok setia rata-rata banyak yang memiliki saudara perempuan. Adanya saudara perempuan secara tidak langsung membentuk pribadi laki-laki yang tidak ingin menyakiti perempuan dan selalu menjaganya. Ia terbiasa berusaha agar saudara perempuannya tidak disakiti oleh pria lain. Usaha tersebut pun akan dikerahkannya ketika Anda menjadi pasangannya, yakni tidak akan membiarkan Anda sakit karena dia.

Berada di Lingkungan Terbuka

Cowok setia umumnya memiliki lingkungan keluarga maupun pertemanan sehat yang bisa berkomunikasi secara bebas. Lingkungannya menyediakan area terbuka untuk ia mengungkapkan segala sesuatu. Sikap yang terbuka ini akhirnya akan berimbas ke kepribadiannya.

Dengan sikap yang terbuka, ia akan selalu mengutarakan perasaan yang sebenarnya. Tidak ada keinginan pula untuk menutup-nutupi sesuatu, apalagi kepada pasangan yang dikasihinya. Maka ketika ada masalah dengan Anda, ia juga akan terbuka untuk menyelesaikannya, tanpa mencoba mengalihkan masalahnya dengan pelampiasan kesenangan lain.

Terlatih Percaya Diri

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa salah satu penyebab laki-laki memutuskan berselingkuh karena adanya rasa tidak percaya diri terhadap pasangannya. Rasa tidak percaya diri yang timbul banyak yang bermula dari tidak seimbangnya penghasilan antara ia dan pasangan.

Karena itu jika ingin mencari cowok setia, carilah pria yang memang sudah terlatih percaya diri. Rasa percaya diri yang ia miliki akan mampu mencegahnya mengkhianati Anda ketika ada masalah. Rasa percaya diri justru akan memecutnya untuk menjadi pribadi yang baik, yang bisa sejajar dengan Anda.

Tidak Miliki Teman Peselingkuh

Lingkungan yang membentuk cowok setia tidak hanya berasal dari keluarga. Lingkungan pertemanan nyataya juga sangat berpengaruh terhadap kepribadian pria. Jika dalam lingkungan pertemanannya banyak yang berselingkuh, rasa untuk coba-coba mengikuti kondisi perselingkuhan tersebut sangat mungkin hadir.

Cobalah cek lingkungan pertemanannya untuk mengecek  kesetiaan pasangan Anda. Jika memang belum menjadi pasangan, pastikan bahwa calon Anda bergaul dengan teman-teman yang setia agar pribadinya ikut menjadi pribadi yang setia.

***

Dari berbagai kondisi di atas, dari kondisi manakah pasangan Anda berasal? Jika Anda kulik, ada banyak kondisi di atas yang relevan dengan kondisi cowok setia yang kini tengah mendampingi hidup Anda.

Read More

Manfaat Enzim Protase yang perlu diketahui

Dikenal juga dengan nama peptidase, proteinase dan proteolitik dan termasuk dalam kelompok enzim yang sangat penting bagi kesehatan manusia adalah enzim protease. Enzim ini juga mengemban tugas penting dalam berbagai macam proses yang terjadi pada tubuh manusia, berbeda dengan kerabat dekatnya seperti lipase atau amilase yang memecah lema dan karbohidrat.

Enzim yang satu ini memproses protein menjadi asam amino, hal ini membuat tubuh bisa mencernanya sebagai energi. Produksi enzim ini terdapat pada pankreas dan lambung, tetapi terkadang juga ditemukan di luar tubuh manusia. Salah satunya terdapat pada buah-buahan, seperti pepaya dan nanas.

Manfaat Enzim Protease

Manfaat utama dari enzim ini adalah untuk memecah protein dan mengubahnya menjadi asam amino, hal ini membuat tubuh bisa menggunakannya sebagai energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, memecah protein bukanlah satu-satunya fungsi yang dimiliki enzim ini, masih banyak manfaat yang dibutuhkan tubuh.

Protease juga bertanggung jawab dalam beberapa kondisi seperti pembelahan sel tubuh, pembekuan darah, menjaga sistem imun tubuh hingga daur ulang protein. Tak hanya manusia, tumbuhan juga memerlukan enzim ini untuk tumbuh dan juga melindungi diri dari hama, seperti misalnya serangan dari serangga.

Menariknya, manusia bisa mengambil banyak manfaat dari enzim ini yang terdapat atau ditemukan dalam tumbuhan. Tak heran jika banyak suplemen enzim ini yang menggunakan bahan atau bersumber dari tumbuhan. Enzim ini diibaratkan sebagai ibu dengan beberapa anak yang memiliki fungsi berbeda-beda.

Jenis Enzim Protease

  • Pepsin

Enzim ini memiliki tugas dalam memecah protein besar menjadi protein kecil, sehingga membuat protein tersebut dapat larut dan kemudian dicerna oleh tubuh.

  • Tripsin

Tripsin merupakan enzim yang mencerna protein, di usus halus enzim ini akan meneruskan proses pencernaan makanan dan memecah protein, enzim ini diproduksi tubuh dalam pankreas.

  • Chymotypsin

Merupakan enzim pencernaan yang mengandung residu serin aktif, fungsinya adalah untuk mencerna protein dari makanan yang dikonsumsi oleh tubuh.

Sama seperti protease, ketiga jenis enzim ini memecah protein dari makanan seperti daging hingga telur hingga menjadi asam amino. Setelah itu barulah bisa diserap oleh tubuh dan dicerna dengan baik, hal inilah yang membuat enzim ini sangat dibutuhkan oleh tubuh. Hingga membuat banyak orang berbondong-bondong mencari makanan yang mengandung enzim ini.

Pepaya dan nanas menjadi jenis buah-buahan paling populer yang mengandung enzim ini, pepaya memiliki enzim papain bisa ditemukan dalam daun hingga daging buahnya. Sementara itu, nanas dengan rasa asam dan manis termasuk dalam kelompok, protease dalam buah ini bisa ditemukan pada kulit dan daging buah nanas.

Protease juga dapat ditemukan dalam suplemen, bisa dalam bentuk pil, kapsul hingga serbuk, beberapa suplemen hanya mengandung satu enzim. Sementara yang lain mengandung berbagai macam enzim seperti tripsin, pepsin, chymotrypsin, bromelain hingga papain. Protesae pada suplemen kebanyakan berasal dari tumbuhan dan hewan seperti babi serta sapi.

Enzim akan bekerja maksimal jika berada dalam kadar normal, apabila seseorang kelebihan atau kekurangan enzim maka fungsinya tidak berjalan dengan maksimal. Beberapa masalah yang terjadi kemungkinan bisa mengganggu sistem kerja tubuh, seperti penyerapan protein yang tidak maksimal, risiko terserang penyakit hingga masalah tukak lambung.

Terdapat beberapa cara yang bisa diandalkan untuk mengatasi kondisi kekurangan enzim, seperti salah satunya mengonsumsi suplemen. Hal ini diperlukan jika seseorang sudah merasakan efek samping dari beberapa masalah yang ditimbulkan karena kekurangan enzim.

Read More

Penjelasan Singkat Audiometri, Tes Fungsi Pendengaran

Menjadi salah satu pemeriksaan medis yang dianjurkan khususnya pada orang yang memiliki isu dengan fungsi pendengaran, yakni tes audiometri. Merupakan jenis pemeriksaan yang dilakukan guna mengevaluasi fungsi pendengaran dari seseorang yang bermasalah. Setidaknya terdapat dua hal yang bisa didapat oleh seseorang setelah melakukan pemeriksaan ini.

Mengetahui ambang batas pendengaran dan mendeteksi ada atau tidaknya gangguan pada telinga menjadi dua hal yang bisa didapat seseorang setelah melakukan tes ini. Risiko seseorang mengalami gangguan pendengaran lebih besar seiring bertambahnya umur. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi adakah gangguan pada pendengaran atau tidak.

Pemeriksaan Audiometri

Pemeriksaan ini lebih dikhususkan pada orang yang sering mengeluh tentang masalah pendengaran, setelah itu bisa mengetahui kondisi guna menentukan pengobatan untuk mengatasi kondisi yang dialami. Proses mendengar muncul ketika gelombang suara dirambatkan dengan baik di dalam telinga.

Adanya proses pengubahan getaran gelombang suara yang menjadi sinyal saraf, kemudian diproses oleh otak sebagai suara. Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan proses ini terganggu, inilah yang disebut sebagai gangguan pendengaran. Seperti cacat bawaan lahir, penyakit infeksi pada telinga, gendang telinga pecah, efek samping obat tertentu hingga penumpukan kotoran.

Selain itu, muncul proses penuaan dan cedera kepala serta telinga bisa menjadi penyebab munculnya gangguan pendengaran. Paparan suara yang terlalu keras di telinga juga bisa menjadi pemicu dari munculnya gangguan pendengaran yang bisa bersifat sementara atau permanen serta secara bertahap seiring bertambah usia.

Beberapa gejala yang menunjukkan kemungkinan seseorang mengalami gangguan ini, mulai dari telinga berdenging, kesulitan mendengar ucapan orang lain dengan jelas hingga harus menonton televisi dan mendengar musik dengan keras. Seseorang yang mengalami gejala gangguan pendengaran harus lebih berkonsentrasi ketika mendengar apa yang orang lain katakan.

Kapan Dilakukan Pemeriksaan

Proses pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan sebuah mesin bernama audiometer, nantinya mesin tersebut akan menghasilkan suara dengan volume dan frekuensi yang berbeda. Pasien akan diminta untuk mendengarkan beragam suara yang ada pada mesin dan menentukan rentan kemampuan pendengaran masing-masing telinga.

Kapan pemeriksaan ini dilakukan, setelah dokter menyarankan atau memberi rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan. Biasanya pasien yang menjalani pemeriksaan ini sebelumnya telah merasakan dan mengeluhkan gangguan pada pendengaran yang menyebabkan rasa tidak nyaman, dan mengganggu aktivitas sehari-hari, berikut ini beberapa kondisi yang perlu diwaspadai.

  • Mengalami dan merasakan penurunan kualitas dari indra pendengaran.
  • Muncul perasaan tidak nyaman dan telinga seperti penuh, bisa salah satunya hingga dua-duanya.
  • Merasakan telinga sering berbunyi dengung atau tinnitus yang mengganggu pendengaran.
  • Gangguan keseimbangan karena terpapar suara bising yang menyebabkan rasa tidak nyaman.
  • Muncul cairan dari dalam telinga tanpa sebab yang kelas dan memiliki riwayat sakit telinga.

Pemeriksaan audiometri setidaknya membantu mengetahui seseorang apakah memilik gangguan pendengaran yang diakibatkan kerusakan saraf dan gangguan pendengaran konduktif. Gangguan pendengaran konduktif ini merupakan kerusakan pada gendang telinga. Proses melakukan pemeriksaan ini tidak membutuhkan waktu lama dan tidak memunculkan rasa sakit.

Setelah melakukan tes ini, pasien akan menjalani tes pengenalan kata yang fungsinya untuk menilai kemampuan seseorang untuk memahami ucapan dari kebisingan latar belakang. Jika pengenalan ucapan seseorang buruk, maka akan terdengar kacau. Tes Pengenalan ini bisa membantu seseorang memprediksi kegunaan alat bantu dengar yang dipakai olehnya.

Read More

Menjalani New Normal, Apa yang Perlu Diketahui?

Menerapkan new normal adalah cara baru untuk memulai hidup dengan adanya pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti orang-orang bisa beraktivitas seenaknya di luar rumah

Sekitar dua bulan yang lalu, virus Corona atau Covid-19 melanda Indonesia dan jumlah kasusnya terus bertambah setiap hari. Oleh karena itu, PSBB telah diberlakukan. Meskipun demikian, orang-orang tetap bisa bekerja di luar rumah, karena sejumlah sektor diizinkan untuk beroperasi demi memulihkan ekonomi. Mereka pun harus menjalani kehidupan yang baru, atau yang disebut sebagai “new normal” dimana aturan masih diberlakukan seperti menggunakan masker ketika datang ke sekolah.

Kasus Covid-19 Di Indonesia

Hingga tanggal 25 Mei 2020, jumlah kasus virus Corona sudah mencapai 22.750 kasus. Hal tersebut mengakibatkan jumlah kematian sebanyak 1.391 orang, namun 5.642 orang dinyatakan sembuh.

Penerapan New Normal

Idealnya, new normal dapat diterapkan jika jumlah kasus yang terjadi, terus mengalami penurunan. Namun, di Indonesia masih terus mengalami jumlah kasus yang cukup banyak, yaitu berkisar antara 400 sampai 600 setiap hari.

Meskipun demikian, orang-orang dapat kembali bekerja, namun jumlah karyawan yang masuk tentunya akan dibatasi. Selain itu, orang-orang yang berusia di bawah 45 tahun diperbolehkan untuk bekerja di luar rumah, karena orang yang berusia 45 tahun ke atas adalah kelompok yang lebih rentan terhadap virus Corona.

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui saat new normal diterapkan:Rajin mencuci tangan dengan sabun yang dilakukan setidaknya selama 20 detik.

  1. Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan tidak bersih.
  2. Bawa hand sanitizer jika Anda bepergian ke suatu tempat.
  3. Gunakan masker ketika berada di luar rumah.
  4. Jika berkendara, pastikan untuk ikuti aturan yang diterapkan seperti membatasi jumlah penumpang.
  5. Tetap menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter.
  6. Jangan terlalu lama untuk melakukan aktivitas di luar rumah.
  7. Sediakan kebutuhan di rumah untuk jangka waktu satu minggu atau satu bulan untuk menghemat waktu di supermarket atau tempat-tempat yang menyediakan kebutuhan.
  8. Jika ingin berkumpul dengan teman, sebaiknya bersosialisasi secara online.
  9. Berolahraga secara teratur.
  10. Mengkonsumsi makanan yang sehat.
  11. Konsumsi obat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama pandemi berlangsung.

Di beberapa negara seperti Italia, Perancis, Australia, dan New Zealand sudah melonggarkan lockdown dimana sejumlah toko seperti kafe boleh dibuka kembali, namun masih tetap membatasi jumlah pengunjung.

Secara bertahap, aturan di negara-negara akan semakin dilonggarkan, jika penyebaran virus tidak terjadi secara masif.

Alasan Masih Adanya Pembatasan

Setiap orang perlu mematuhi aturan yang ada selama new normal berlangsung. Jika tidak, maka penyebaran virus Corona bisa semakin meningkat. Hal tersebut masih terjadi di Indonesia. Banyak warga yang masih nekat untuk keluar rumah karena tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk merayakan Idul Fitri dengan mengadakan sholat di masjid.

Tidak hanya di Indonesia, Korea Selatan juga mengalami hal yang sama. Korea Selatan telah mencatat jumlah kasus Corona yang sangat kecil setiap hari, namun kembali menghadapi gelombang infeksi karena ramainya pengunjung di sebuah klub.

Korea Selatan mencatat adanya laporan kasus Covid-19, yang berasal dari klub di Itaewon, Seoul. Di klub tersebut, terdapat banyaknya jumlah pengunjung sehingga menyebabkan 162 orang terindikasi positif Covid-19.

Kesimpulan
Menerapkan new normal adalah cara baru untuk memulai hidup dengan adanya pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti orang-orang bisa beraktivitas seenaknya di luar rumah, karena masih diterapkan pembatasan. New normal diperlukan untuk memulihkan ekonomi di Indonesia. Selain itu, belum semua sektor atau karyawan diizinkan untuk menjalani usaha.

Read More

Jenis Rabun Jauh dan Terapi Mata Minus

Rabun jauh, atau dikenal juga dengan istilah myopia atau mata minus, adalah kondisi gangguan penglihatan yang umum ditemukan. Kondisi ini membuat melihat obyek di kejauhan menjadi lebih sulit, dengan benda-benda yang ada di dekat Anda terlihat normal. Perawatan untuk kondisi ini selain memakai lensa korektif seperti lensa kontak atau kacamata, adalah dengan melakukan operasi laser dan terapi mata minus.

Jenis-jenis rabun jauh

Sebelum melakukan terapi mata minus atau perawatan jenis lain, dokter perlu mengetahui jenis myopia Anda. Pada dasarnya, myopia merupakan sebuah kesalah refraktif, dalam arti mata tidak dapat membengkokkan cahaya dengan baik. Mata Anda tidak dapat memfokuskan cahaya yang masuk dengan ebnar, sehingga benda-benda di kejauhan akan terlihat kabur atau tidak jelas. Rabun jauh merupakan sebuah kondisi yang umum terjadi. Di Amerika Serikat sendiri, menurut Asosiasi Optometrik Amerika, terdapat sekitar 30% penduduknya yang memiliki mata minus. Ada beberapa jenis myopia yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  • Myopia simpel

Dalam rabun jauh jenis ini, mata Anda masih sehat. Sebagai bentuk perawatannya, Anda hanya perlu memakai kacamata atau lensa kontak untuk mengatasi gangguan penglihatan yang Anda miliki.

  • Myopia tinggi

Rabun jauh jenis ini merupakan bentuk myopia yang lebih parah. Kondisi ini terjadi ketika seseorang memiliki rabun jauh sejak usia dini dan bertambah parah saat mereka mulai beranjak dewasa. Myopia tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang menderita kondisi mata tertentu lain, seperti glaukoma dan katarak.

  • Myopia pathological

Orang-orang dengan rabun jauh pathological atau degenerative memiliki kondisi gangguan mata tambahan. Mata juga memiliki masalah yang dapat memengaruhi retina seperti degenerasi lattice (sejenis penipisan retina), retinal atrophy (beberapa bagian retina sudah tidak dapat bekerja lagi), dan bintik Forster-Fuchs (jenis luka pada retina yang dapat menyebabkan titik kebutaan). Myopia pathological juga dapat menyebabkan hilangnya kemampuan melihat yang kaca mata, lensa kontak, ataupun terapi mata minus tidak dapat perbaiki.

Penyebab dan faktor risiko

Myopia terjadi ketika bola mata terlalu panjang atau kornea terlalu melengkung. Hal ini menyebabkan cahaya yang masuk ke dalam mata akan berhenti di depan retina, alih-alih pada retina. Retina menggunakan cahaya untuk membentuk gambar yang kemudian akan dikirim ke otak. Ketika cahaya tidak dapat fokus dengan baik pada retina, gambar yang diciptakan akan tampak buram atau kabur.

Meskipun para ilmuan belum tahu dengan benar penyebab pasti myopia, ada banyak faktor (misalnya faktor genetik) yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang untuk menderita rabun jauh. Misalnya saja, anak-anak dengan orangtua yang memiliki myopia akan memiliki risiko yang lebih tinggi menderita mata minus. Selain itu, faktor gaya hidup seperti anak-anak yang jarang menghabiskan waktu di luar ruangan dan lebih sering bermain laptop atau smartphone memiliki kemungkinan yang lebih tinggi dalam menderita myopia. Para peneliti juga menemukan kemungkinan adanya hubungan dengan meningkatnya intelijen dan risiko myopia, meskipun kesimpulan atau penyebnya masih belum diketahui.

Meskipun rabun jauh akan mulai berkembang saat pada masa kanak-kanak, kondisi ini dapat muncul pada orang dewasa sebagai akibat adanya tegangan visual saat seseorang menggunakan mekanisme fokus mata secara berlebih. Sebagai bentuk perawatannya, myopia dapat diatasi dengan operasi, orthokeratology (salah satu bentuk terapi mata minus), dan penggunaan kacamata serta lensa kontak.

Read More

Mengusut Tar dan Nikotin dalam Rokok Kretek

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa rokok kretek merupakan salah satu produk yang memiliki konsumen paling banyak di Indonesia. Rokok seakan tak bisa dilepaskan dari aspek sosial dan kebudayaan masyarakat kita. Atas dasar popularitasnya itu tidak aneh rasanya jika rokok masih mempertahankan predikat sebagai pendapatan terbesar negara ini.

Namun pada kenyataannya, asap rokok tak “seharum” itu. Banyak sekali narasi yang menyebut bahwa rokok menyimpan sesuatu yang membahayakan di dalam kandungannya. Kalangan awam menyebut bahwa nikotin dan tar adalah kandungan berbahaya tersebut.

  • Nikotin

Sebagian besar orang akan menuding nikotin dalam rokok kretek yang menyebabkan berbagai macam risiko penyakit mendatangi para perokok. Akan tetapi, nyatanya itu hanyalah sebuah persepsi yang salah.

Tim peneliti dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik Indonesia menyebut bahwa nikotin bukanlah pemicu dari beragam penyakit yang terpampang jelas di kemasan rokok. Nikotin hanya berperan sebagai pemicu kecanduan.

Apa yang diungkapkan oleh YLKI diperkuat oleh penelitian Jonathan Foulds dari Penn State University College of Medicine juga menyebutkan perokok yang beralih ke vape lebih mudah meredam kecanduannya, dibanding saat mereka merokok secara konvensional. Sebab, takaran nikotin dalam vape lebih rendah dibanding rokok kretek.

Secara kimiawi, nikotin merupakan senyawa organik kelompok alkaloid. Ia dihasilkan secara alami dari berbagai macam tumbuhan, seperti suku terung-terungan (Solanaceae), tembakau, tomat, dan kafein. Senyawa alkaloid tersebut memiliki efek candu dan bersifat stimulan ringan. Pada tubuh yang sehat, nikotin bahkan tak memiliki efek yang signifikan.

Sebagai stimulan, nikotin dapat meningkatkan mekanisme tubuh, terutama yang berkaitan kewaspadaan dan pemrosesan isyarat, ketajaman memori, konsentrasi, dan perhatian dalam jangka pendek. Reseptor nikotin mengatur sistem reseptor lain, sehingga efeknya bervariasi sesuai dengan suasana hati seseorang.

Ketika nikotin berikatan dengan reseptor di otak, ia akan melepaskan dopamin yang memainkan peran penting dalam modulasi perhatian, konsentrasi, nafsu makan, dan gerakan. Efek dopamin juga terbukti dapat meringankan penyakit parkinson dan alzheimer. Kondisi ini menjelaskan alasan orang menjadi lebih rileks atau gembira ketika merokok. Namun, bukan berarti rokok secara keseluruhan baik untuk meredakan stres. Tanpa rokok, nikotin dapat ditemukan dalam kandungan beberapa tumbuhan.

  • Tar

Kandungan tar dalam sebatang rokok kretek inilah yang menjadi penyebab berbagai macam masalah kesehatan. Tar, seperti dicatat National Cancer Institute Amerika Serikat, merupakan zat kimia yang dihasilkan saat tembakau dibakar. Ia mengandung sebagian besar penyebab kanker dan bahan kimia berbahaya lainnya dalam asap tembakau.

Ketika asap rokok dihirup, tar dapat membentuk lapisan lengket di bagian dalam paru-paru. Kondisi tersebut dapat merusak paru-paru, menyebabkan kanker, emfisema, atau masalah paru-paru lainnya. Menghirup asap tembakau juga menyebabkan jenis kanker lain, termasuk kanker mulut dan tenggorokan.

Ada banyak studi serta penelitian ilmiah yang mengungkap bahaya dari tar ini. Public Health England (PHE), sebuah badan kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan Inggris Raya, melakukan penelitian pada 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan dapat menurunkan risiko kesehatan hingga 95 persen.

Ada lagi sebuah studi dari Georgetown University Medical Center Amerika Serikat yang diterbitkan dalam jurnal Tobacco Control. Penelitian itu mengungkapkan ketika perokok beralih ke produk tembakau alternatif, sebanyak 6,6 juta orang di Amerika Serikat terhindar dari kematian dini.

Sebenarnya, rokok kretek atau dalam hal ini tembakau, tidak akan membahayakan tubuh selama tidak dibakar. Namun, bukan berarti beralih ke produk tembakau tanpa pembakaran aman dari risiko kesehatan.

Selain itu, dalam sebatang rokok kretek tidak hanya terdapat nikotin dan tar. Ada sekitar 6000 bahan kimia lain yang terdapat pada asap rokok, mulai dari karbon monoksida hingga nitrogen oksida. Hal ini menjadikan sulit untuk mengetahui komponen mana yang paling menimbulkan risiko kesehatan.

Read More

Ciri-ciri Ikan Segar Potong atau Filet

Memilih daging ikan berkualitas tinggi akan menjadi hal yang mudah untuk dilakukan apabila Anda tahu apa yang Anda cari. Hanya dengan memerhatikan ciri-ciri ikan segar Anda bisa tahu ikan mana yang sudah disimpan di dalam freezer dalam waktu yang lama dan mana yang masih segar. Selain itu, Anda juga akan tahu seberapa sehat ikan tersebut dan apakah dalam proses pengambilan dan transportasi, ikan tersebut ditangani dengan baik atau tidak. Beberapa orang lebih suka memilih ikan utuh saat berbelanja di pasar. Namun, tidak sedikit pula yang memilih ikan yang sudah dipotong dan disiapkan. Artikel ini akan membahas ciri-ciri ikan segar potong atau filet yang perlu Anda ketahui.

Memerhatikan ciri-ciri ikan segar filet gampang-gampang susah. Kebanyakan, hal yang perlu Anda perhatikan adalah warna dan tekstur dari daging ikan itu sendiri.

  • Carilah retakan, sobekan, dan lapisan air

Perhatikan apakah daging ikan atau filet menunjukkan adanya keretakan atau sobekan di antara otot dan selubung kolagen (garis putih pada daging ikan). Kerusakan pada otot ikan menunjukkan adanya penanganan atau proses pemotongan yang salah. Pemisahan alami dari otot di sekitar selubung kolagen juga menunjukkan bahwa daging ikan tidak segar karena enzim yang secara alami ada di di jaringan otto perlahan-lahan merusakkolagen, menyebabkan otot mulai rusak akibat beratnya sendiri. Selain itu, lapisan air di dalam wadah ikan juga menunjukkan bahwa ikan mulai menua dan kehilangan kemampuannya dalam menyimpan dan menjaga kelembapan.

  • Perhatikan konsistensi dan warna daging ikan

Untuk ikan putih seperti ikan cod dan halibut, ciri-ciri ikan segar potong jenis ini akan memiliki warna yang sedikit tembus cahaya. Apabila daging ikan berwarna sangat putih dan buram atau kabur, hal tersebut menunjukkan bahwa daging ikan sudah tidak segar. Untuk ikan dengan daging berwarna gelap seperti ikan tuna atau salmon, daging ikan harus berwarna cerah dengan warna yang tersaturasi alami. Pilihlah daging dengan kontras warna yang jelas antara otot dan lemak. Sementara itu, untuk semua jenis daging ikan pada umumnya, pastikan daging ikan basah dan tampak glossy. Ikan yang lengket atau kering menunjukkan bahwa proses penanganan ikan salah (misalnya disimpan dalam suhu yang hangat), dibekukan dan dicairkan berulang kali, dana tau sudah tua atau tidak lagi segar.

  • Memilih bagian-bagian ikan

Dalam hal memilih bagian-bagian tubuh ikan mana saja yang layak dikonsumsi, dibandingkan dengan mamalia, daging ikan lebih mudah untuk dipilih. Ragam jenis daging memang tidak banyak, namun ada perbedaan-perbedaan yang cukup signifikan. Hal yang paling penting adalah Anda harus memerhatikan apa yang akan Anda lakukan dengan daging ikan tersebut. Beberapa jenis potongan daging memiliki fungsinya masing-masing dalam proses pemasakan. Misalnya, bagian perut ikan akan lebih lezat dinikmati apabila dimakan mentah atau direbus. Sementara itu, bagian filet sngat lezat dan lembut, dan sangat versatile dalam proses pengolahannya. Namun, filet akan mudah mongering jika Anda memasaknya terlalu lama. Sehingga, olah filet dengan hati-hati.

Dalam memilih ikan, Anda juga perlu memerhatikan ciri-ciri ikan segar yang telah dibekukan atau dicarikan. Tidak semua ikan beku buruk. Yang penting, Anda harus memilih ikan segar yang dibekukan, dan bukan ikan lama. Dengan mengetahui ciri-ciri ikan segar tersebut, Anda dapat memilih ikan berkualitas tinggi yang lezat untuk masakan Anda.

Read More