Blog Archives

Benarkah Menggunakan Hand Sanitizer Lebih Mampu Mencegah Flu?

pakai hand sanitizer

Teknologi dan penemuan yang semakin canggih membuat opsi kita semakin banyak juga. Kalau dulu kita dianjurkan untuk mencuci tangan dengan air dan sabun, kini muncul hand sanitizer sebagai pengganti yang katanya lebih baik bahkan bisa mencegah flu. Benarkah demikian?

Hand Sanitizer untuk Mencegah Flu

Penggunaan secara rutin hand sanitizer alih-alih sabun dan air kemungkinan bisa mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan, mengurangi risiko sakit dan penggunaan anti biotik pada anak-anak. Sebuah studi di Spanyol melibatkan 911 anak di tempat penitipan anak mulai dari yang baru lahir sampai usia 3 tahun dilakukan untuk membuktikan hal tersebut.

Dalam kelompok kontrol, orang tua dan pengasuh anak diminta untuk menggunakan cara biasa membersihkan tangan.  Dalam dua kelompok lain, anak-anak diminta menggunakan hand sanitizer khusus dan satunya lagi mencuci tangan dengan menggukan air dan sabun saja.

Orang tua dan pengasuh diinstruksikan untuk menggunakan pembersih tangan atau mencuci tangan balita ketika mereka tiba di ruang kelas pada pagi hari, sebelum dan sesudah makan siang, setelah bermain di luar, setelah batuk, bersin, atau mengeluarkan sesuatu dari hidung anak, setelah mengganti popok dan sebelum mereka diantar pulang ke rumah. Pada kedua kelompok, mencuci tangan dengan sabun dan air adalah wajib setelah menggunakan toilet atau ketika tangan sangat kotor.

Hasil dalam kelompok yang menggunakan hand sanitizer secara signifikan lebih baik daripada kelompok yang menggunakan sabun dan air atau kelompok kontrol. Kelompok hand sanitizer memiliki tingkat infeksi pernapasan yang lebih rendah dan lebih jarang bolos sekolah karena sakit, dibandingkan dengan dua kelompok lainnya. Anak-anak dalam kelompok hand sanitizer juga cenderung tidak memerlukan resep antibiotik untuk infeksi pernapasan.

Orang tua atau penyedia jasa penitipan anak menghabiskan setidaknya 1.660 liter hand sanitizer selama studi dilakukan dalam 8 bulan. Berdasarkan data ini diperkirakan setidaknya setiap anak membersihkan tangannya sebanyak 8 kali dalam sehari.

Apa Kesimpulan yang Bisa Diambil dari Studi Ini

  • Penggunaan hand sanitizer pada balita terbukti bisa menurunkan risiko infeksi pernapasan dibanding mencuci tangan menggunaan sabun dan air saja
  • Anda harus menggunakan cairan pembersih tangan dalam jangka waktu cukup lama untuk melihat hasil yang signifikan
  • Pembersih tangan harus mengandung 70% etil alkohol untuk membunuh bakteri dan virus secara dengan sempurna. Beberapa jenis  bakteri menunjukkan toleransi terhadap jumlah etil alkohol yang lebih rendah.

Meskipun ini bisa menjadi bukti bahwa penggunaan cairan hand sanitizer lebih maksimal untuk membunuh kuman, mencegah flu secara maksimal bisa dilakukan dengan mencuci tangan secara rutin serta vaksinasi flu. Cara yang sama bisa mendatangkan manfaat juga untuk orang dewasa yang berisiko mengalami masalah pernapasan.

Read More

Ingin Pertahankan Gaya Hidup Sehat? Ini Kuncinya

gaya hidup sehat

Tidak peduli apapun tujuan Anda memilih gaya hidup sehat –menurunkan berat badan, menghilangkan stres dan sebagainya, mempertahankannya sama sekali bukanlah hal yang mudah. Penelitian  menunjukkan bahwa hanya belajar tentang nilai perubahan gaya hidup tidak cukup untuk membuat seseorang mempertahankan tujuan awal mereka. Lantas bagaimana caranya?

Hadiah untuk Diri Sendiri dan Pengaruhnya bagi Anda

Meskipun semakin banyak bukti tentang bagaimana sistem berbasis hadiah dapat membuat seseorang mau menerapkan gaya hidup sehat, kebanyakan cara itu tidak efektif. Studi-studi ini umumnya berfokus pada satu jenis hadiah. Memiliki pemahaman tentang kategori penghargaan lainnya dapat memberikan motivasi tambahan untuk mempertahankan perubahan yang Anda inginkan.

Ada dua jenis hadiah yang bisa Anda dapatkan: hedonia dan eudaimonia. Hedonia (H-rewards) termasuk kesenangan yang dangkal seperti penurunan berat badan, merasa tampil lebih baik, dan penerimaan oleh orang lain. Penghargaan ini lebih konkret dan sering berumur pendek.

Eudaimonia (E-rewards), di sisi lain, mengacu pada rasa makna dan tujuan yang berkontribusi terhadap kesejahteraan secara keseluruhan. Menghubungkan tujuan gaya hidup Anda ke E-rewards dapat membantu memotivasi Anda lebih baik lagi.

Apa Saja yang Bisa Menjadi E-Rewards?

Agar tetap termotivasi, tanyakan kepada diri Anda sendiri bagaimana Anda akan meningkatkan keinginan dan tujuan Anda. Ini bisa menjadi motivator yang kuat untuk mencapai tujuan Anda. Berikut ini adalah contoh dari orang-orang dengan E-reward yang kuat yang memotivasi setiap keputusan yang mereka ambil:

  • Seorang mahasiswa tingkat dua yang terobsesi dengan pizza dan bir mulai makan dan minum dengan sehat ketika dia menyadari bahwa karirnya di jurnalisme penyiaran menuntut penampilan tubuh yang bagus
  • Seseorang kakek yang rajin ke tempat fitnes agar terus sehat dan bisa berkumpul dengan cucu-cucunya

Itu hanya sebagian kecil dari orang-orang yang sukses menggunakan E-rewards yang ada untuk memotivasi diri mencapai tujuannya.

Konsep E-rewards dapat ditelusuri kembali ke pemikiran Aristoteles  yang percaya bahwa tingkat tertinggi dari kebaikan manusia bukanlah tentang memuaskan selera seseorang, tetapi tentang berusaha untuk mengekspresikan yang terbaik yang ada dalam diri kita. Ini hanya bisa benar-benar dicapai dengan realisasi diri, proses berkelanjutan yang terlihat berbeda untuk setiap orang, tergantung pada bakat dan disposisi uniknya.

Sebagaimana dikatakan oleh Aristoteles, tujuan utama yang terpenting dari semua manusia yang hidup adalah perasaan sejahtera. Ini  yang harus menjadi fokus utama jika kita ingin mencapai tujuan-tujuan yang terkait dengan kesehatan kita. Untuk benar-benar merasakan E-reward, Anda harus merasa berkembang dalam hidup. Dalam keadaan inilah, Anda cenderung termotivasi untuk mencapai tujuan termasuk mempertahankan gaya hidup sehat yang dijalani.

Kita cenderung berfokus pada H-rewards untuk memotivasi diri sendiri dalam mencapai sebuah. Tetapi E-rewards mungkin menawarkan fokus tambahan untuk mempertahankan motivasi Anda untuk perubahan gaya hidup yang Anda inginkan.

Read More

Olahraga Bela Diri untuk Kesehatan Mental

olahraga bela diri untuk kesehatan mental

Menurut para ahli kesehatan, seni bela diri memiliki sejumlah manfaat kesehatan mental. Bela diri bukan hanya tentang pelatihan fisik tetapi juga bisa menjadi obat bagi kondisi emosional kita.

Seni bela diri menciptakan berbagai jenis pola pikir yang lebih seimbang dan stabil. Banyak orang mungkin hanya menganggapnya sebagai metode pertahanan diri. Namun bela diri ternyata sangat efektif sebagai teknik untuk menyeimbangkan pikiran dan tubuh kita. Jadi, mengapa seni bela diri sangat membantu kesehatan mental? Jika Anda ingin tahu bagaimana seni bela diri dapat memberi Anda pikiran yang sehat bersama dengan tubuh yang kuat, simak uraiannya berikut ini!

Membantu Kurangi Tingkat Stres

Jadwal sehari-hari yang Anda hadapi memang tidak akan ada hentinya memberikan tekanan. Tingkat stres yang parah bisa menjadi penyebab munculnya penyakit jantung. Menyeimbangkan tubuh dengan latihan seni bela diri bisa membantu menyehatkan kardio Anda. Sebagian besar latihan bela dir melibatkan meditasi dan latihan pernapasan yang berkontribusi banyak mengurangi stres.

Membantu Meluapkan Amarah

Bersamaan dengan stres yang muncul, amarah juga menjadi reaksi dari kita saat berhadapan dengan hal-hal yang tidak diharapkan.Karena melibatkan gerakan-gerakan aerobik yang berat, bela diri bisa membantu Anda meluapkan amarah. Beberapa riset berhasil membuktikan bahwa latihan bela diri bisa mengatasi masalah yang muncul berkaitan dengan amarah. Bela diri bisa membantu Anda menjernihkan pikiran. Meditasi dan latihan pernapasan akan melatih kita untuk lebih tenang dalam berpikir.

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Menurut Asosiasi Kecemasan dan Depresi Amerika, gangguan kecemasan adalah penyakit mental yang paling umum di AS, yang memengaruhi 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat yang berusia 18 tahun ke atas, atau 18,1% dari populasi setiap tahun. Ketika Anda merasa kurang percaya diri, seni bela diri dapat menaikkan tingkat kepercayaan diri. Kepercayaan diri yang rendah adalah akar banyak masalah dalam kehidupan sosial Anda dan ini harus diperangi.

Mengurangi Rasa Frustasi

Meskipun kita sudah berusaha keras, adakalanya kegagalan tetap menghampiri. Suka atau tidak, ada banyak masalah seperti tanggung jawab, deadlinehingga komitmen yang membuat Anda merasa dikejar-kejar dan frustasi. Sesi pelatihan seni bela diri tradisional adalah kombinasi dari latihan otot dan pelatihan kardio. Jadi secara fisik, seni bela diri adalah cara yang bagus untuk mengurangi frustrasi Anda dan membuat Anda rileks.

Membantu Anda Lebih Fokus dan Mengintrospeksi Diri

Latihan bela diri bisa membantu Anda memerangi segala pikiran buruk di dalam kepala, termasuk membuat Anda merenungkan banyak hal dalam keseharian. Gangguan-gangguan yang berasal dari luar pun bisa dieliminasi untuk membantu Anda lebih fokus dalam segala aktivitas.

Menghasilkan Hormon Baik

Aktivitas apapun yang melibatkan gerakan fisik akan membuat tubuh mengeluarkan hormon baik seperti endorfin. Endordin akan membantu kondisi emosional Anda menjadi lebih baik dan meningkatkan energi positif di dalam diri.

Dengan sedemikian banyak manfaat termasuk untuk kesehatan mental, bela diri adalah pilihan olahraga yang layak Anda coba.

Read More

9 Langkah Mengatasi Kelelahan Setelah Beraktivitas

cara mengatasi lelah pasca beraktivitas

Seiring bertambahnya usia, kelelahan kerap menjadi masalah terutama bagi yang sudah mencapai usia paruh baya. Untunglah ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kelelahan dan mengembalikan energi Anda seperti semula. Simak 9 langkah berikut ini!

  1. Temukan Masalah Kesehatan dalam Tubuh

Kelelahan kerap menjadi gejala umum dari banyak penyakit seperti diabetes, anemia, tiroid hingga gangguan tidur atau sleep apnea. Jika Anda merasakan kelelahan berlebihan yang kadang tak beralasan, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

  • Bergeraklah

Saat sedang lelah, hal terakhir yang mungkin ingin Anda lakukan adalah bergerak. Tapi tahukah Anda jika ternyata bergerak adalah salah satu cara untuk meningkatkan energi kembali? Orang yang rajin berolahraga akan memiliki rasa percaya diri tinggi serta memiliki jantung, paru-paru dan otot yang bekerja lebih efisien.

  • Lakukan Yoga

Meski semua olahraga sama bagusnya, yoga secara khusus bisa menaikkan energi dalam tubuh. Setelah 6 minggu melakukan yoga, seorang pekerja sukarelawan asal Inggris mengaku pikirannya jadi lebih jernih dan merasa lebih percaya diri.

  • Minum Air Secukupnya

Dehidrasi menghabiskan energi dan merusak kinerja fisik. “Penelitian kami menunjukkan bahwa dehidrasi membuat atlet lebih sulit menyelesaikan latihan angkat berat,” kata Dan Judelson, PhD, asisten profesor kinesiologi di California State University di Fullerton. “Adalah masuk akal untuk berpikir bahwa dehidrasi menyebabkan kelelahan bahkan untuk orang-orang yang hanya melakukan pekerjaan rumah.)

  • Tidur Lebih Cepat

Kurang tidur meningkatkan risiko kecelakaan dan merupakan salah satu penyebab utama kelelahan di siang hari. Solusinya tidurlah lebih awal untuk mendapatkan kualitas tidur terbaik Anda.

  • Konsumsi Ikan

Minyak ikan baik untuk jantung dan kandungan omega-3 nya juga bisa meningkatkan kewaspadaan. Menurut sebuah studi tahun 2009 oleh para ilmuwan di Italia University of Siena, relawan yang mengonsumsi kapsul minyak ikan selama 21 hari menunjukkan waktu reaksi mental yang lebih cepat. Mereka juga melaporkan merasa lebih bersemangat.

  • Patuhi Jam Biologis dalam Tubuh Anda

Ada orang-orang yang cenderung merasa bersemangat di pagi hari. Ada juga yang mengaku produktif di siang hari. Perbedaan ini ditentukan oleh struktur otak dan genetika dan hal ini sullit diubah. Sebaliknya, sadari ritme sirkadian Anda sendiri. Kemudian jadwalkan kegiatan yang sesuai dengan waktu produktif yang diinginkan tubuh.

  • Turunkan Berat Badan

Kehilangan berat badan ekstra dapat memberikan dorongan energi yang kuat, kata Stewart, dari Johns Hopkins University. Bahkan pengurangan kecil lemak tubuh meningkatkan suasana hati, semangat, dan kualitas hidup.

  • Makan Lebih Sering

Banyak orang yang merasakan manfaat dengan menyantap makanan dalam porsi kecil namun sering sepanjang hari. Ini bisa membantu menjaga stabilnya kadar gula dalam darah. Meskipun sudah makan dalam porsi kecil, perhatikan jumlah asupan yang Anda santap agar tidak terjadi penambahan berat badan.

Itulah beberapa cara mengatasi kelelahan agar tubuh kembali bugar dan siap beraktivitas lagi.

Read More

Kumpul Keluarga Besar tapi Malas Bersosialisasi? Ini 5 Cara Mudah Mengatasinya

cara bersosialisasi

Liburan adalah waktu yang tepat untuk kumpul keluarga besar dan melepas rindu. Sayangnya, kita tidak selalu cocok dengan semua anggota keluarga yang memiliki beragam karakter. Pasti ada satu dua orang yang menyebalkan sehingga membuat kita malas bersosialisasi.

Lalu, bagaimana caranya agar Anda tetap bisa menikmati liburan meski harus berhadapan dengan anggota keluarga yang menyebalkan?

1. Lakukan Persiapan Sebelum Kumpul Keluarga Besar

Lebih baik menyiapkan diri untuk bertemu ketimbang berharap mereka berubah. Jika memang tidak ada perubahan karakter menjadi lebih baik, sebaiknya Anda mulai memikirkan saja hal-hal positif dari anggota keluarga tersebut (meskipun hanya sedikit). Dengan bersikap positif, Anda akan lebih toleran terhadap sikap yang menjengkelkan.

2. Pikirkan waktu yang tepat untuk bercengkrama

Jika Anda dan dia suka memasak, ini saatnya melakukan percakapan di sela-sela kegiatan favorit Anda berdua.

3. Tunjukkan ketertarikan terhadap topik pembicaraan

Salah satu cara agar percakapan berlanjut adalah dengan memiliki rasa ingin tahu terhadap topik yang sedang dibicarakan. Jangan terburu-buru memutus pembicaraan hanya karena Anda tidak menyukai orangnya. Siapa tahu, Anda bisa mendapatkan pengetahuan dari percakapan tersebut.

4. Fokus pada lawan bicara

Jika memang Anda benar-benar tidak tertarik topik yang sedang dibahas, Anda bisa mengalihkan pembicaraan dengan bertanya tentang kejadian yang baru saja dialami atau rencana yang akan ia lakukan. Misalnya, “Oiya, Tante Merry bilang kamu mau pindah Jakarta minggu depan, ya? Rencana tinggal dimana?” Dengan memberi pertanyaan lain, topik baru pun muncul.

5. Menyediakan waktu untuk berbicara lebih serius

Tinggal di tempat yang saling berjauhan membuat waktu liburan menjadi sangat berharga untuk dijadikan ajang kumpul keluarga besar. Selain itu, kumpul keluarga menjadi waktu yang tepat untuk meluruskan perselisihan atau kesalahpahaman ketika Anda dan anggota keluarga tidak berkomunikasi tatap muka.

Anda bisa memulai dengan memberi kabar kepada yang bersangkutan bahwa Anda ingin berbicara empat mata dan menyelesaikan permasalahan yang lalu.

Carilah waktu yang tepat agar tidak terganggu oleh anggota keluarga lain. Jika Anda memang bersalah, mintalah maaf dengan tulus dan jangan memakai nada tinggi saat berbicara karena bisa memancing emosi. Lebih baik tidak menyalahkan satu sama lain namun memakai kalimat yang lebih halus, misalnya, “Saya kecewa karena kamu memberitahukan kepada anggota keluarga lain kalau saya dipecat dari pekerjaan.”

Dengarkan penjelasan dari lawan bicara Anda karena bisa saja ia melakukan hal itu tanpa disengaja. Perlu diingat bahwa tujuan Anda berbicara empat mata adalah untuk membuat segala sesuatunya menjadi normal dan rukun kembali. Jangan sampai pembicaraan tersebut malah berujung pertengkaran hebat. Selalu fokus pada tujuan tersebut.

Ingat! Jangan malas bersosialisasi dan tetap ceria

Saat kumpul keluarga seharusnya menjadi saat yang menyenangkan. Jadikan suasana liburan kali ini ceria dengan persiapan dan penuh kesadaran bahwa setiap manusia dilahirkan dengan karakter yang berbeda-beda.

Selamat liburan!

Read More

Setelah Gunung Meletus, Muncullah Debu Vulkanik yang Mengancam Kesehatan

bahaya debu vulkanik bagi kesehatan

Baru-baru ini Indonesia mengalami berbagai bencana alam, mulai dari banjir, longsor, hingga tsunami. Tsunami di akhir tahun 2018 silam terjadi karena adanya erupsi dari salah satu anak gunung paling aktif di dunia, yaitu Gunung Krakatau.

Erupsi gunung aktif bisa jadi efusif, di mana lava mulai mengalir atau meledak keluar – diikuti dengan lemparan batu, abu, dan gas. Dari sekian banyak material yang terlempar saat erupsi, debu vulkanik merupakan bagian yang paling sering terlempar jauh – dapat mencapai lebih dari 160 km – dan mengganggu kehidupan manusia.

Perlu disadari bahwa debu vulkanik mengandung beberapa senyawa berbahaya seperti CO (karbon monoksida), SO2 (sulfur dioksida), H2S (hidrogen sulfida), metana, dan lainnya. Secara umum, abu vulkanik ini bersifat iritan dan korosif, sehingga dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti pada kulit, mata, otot, dan saluran pernapasan. Berikut beberapa poin penting untuk menjaga kesehatan anak dan keluarga Anda dari debu vulkanik.

Risiko Bahaya Lebih Tinggi pada Anak-anak

Menurut penelitian, semakin muda usia seseorang, semakin cepat juga kecepatan bernapas mereka. Beberapa alasannya adalah karena tingkat keaktifan yang lebih tinggi dan mempunyai proporsi ukuran paru terhadap tubuh yang lebih besar. Maka dari itu, anak-anak dikatakan lebih sensitif terhadap debu vulkanik dibandingkan orang dewasa.

Material debu yang masuk melalui saluran pernapasan dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan sehingga terjadi infeksi, yang dikenal dengan istilah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Gejala yang sering muncul adalah:

  • Bersin, pilek, beringus, dan sakit tenggorokan
  • Batuk kering, batuk dahak, mengi (napas berbunyi ngik-ngik)
  • Sakit dada atau sesak napas
  • Sakit kepala

Gangguan kesehatan dapat juga menjadi semakin parah apabila sebelumnya anak memiliki riwayat alergi saluran napas, bronkitis, asma, serta pada anak dengan gangguan jantung sejak lahir atau anak yang memiliki kelainan pada paru.

Hindari Dampak Negatif Debu Vulkanik dengan Cara Berikut

Mengingat jauhnya jarak terbang debu vulkanik, Anda dan keluarga mungkin harus mengungsi dari lingkungan yang terkena semburan debu. Jika mengungsi tidak dapat dilakukan, mungkin Anda harus melakukan beberapa hal ini agar tetap sehat:

  • Hindari menggunakan air dari sungai atau yang telah terbuka di luar rumah – debu bisa jadi telah mengontaminasi bagian tersebut.
  • Tutup ventilasi dan celah pintu, serta jendela untuk menghindari debu masuk ke rumah.
  • Jika Anda harus pergi ke luar, lindungi diri Anda dari debu yang jatuh. Kenakan masker yang menutupi hidung serta mulut dengan sempurna – seperti masker N95.
  • Hindari menyetir saat debu vulkanik banyak turun. Menyetir akan menyumbat mesin dan merusak kendaraan Anda.
  • Jika Anda memiliki masalah pernapasan, hindari kontak dengan debu. Tetaplah berada di dalam ruangan hingga badan pemerintahan menyatakan sudah aman untuk pergi ke luar.
  • Jangan naik ke atap untuk membersihkan debu, kecuali Anda pernah mengikuti pelatihan khusus. Jika Anda harus membersihkan debu, pastikan melakukannya dengan hati-hati karena debu dapat membuat permukaan atap menjadi licin.

Selain itu, pastikan Anda dan keluarga memberi pesan atau menggunakan media sosial untuk memberitahu bahwa Anda berada dalam kondisi baik-baik saja – sistem telepon mungkin akan sulit digunakan setelah bencana.

Read More

Tetap Bergerak! Inilah Beberapa Olahraga yang Cocok untuk Penderita Diabetes

olahraga penderita diabetes

Olahraga memang dapat membuat badan menjadi lebih bugar dan sehat, namun terkadang tidak semua orang dapat atau ingin melakukannya. Terutama jika Anda menderita diabetes. Akan tetapi, penting untuk para penderita diabetes untuk terus bergerak dan berkeringat untuk menjaga kesehatan mereka. Aktif bergerak dan berkeringat dapat memberikan banyak manfaat, seperti menurunkan gula darah dan tekanan darah, meningkatkan energi, serta membantu Anda tidur lebih baik. Berikut adalah olahraga yang dapat dilakukan dengan mudah oleh para penderita diabetes.

Berjalan

Ini merupakan salah satu olahraga sederhana yang dapat Anda lakukan. Cobalah jalan cepat selama 30 menit hingga satu jam 3 atau 4 kali dalam seminggu. Sangat mudah untuk memulai dan setelah hal ini menjadi kebiasaan, Anda dapat mulai merasakan dampak positifnya bagi tubuh Anda.

Menari

Menari bisa menjadi olahraga yang menyenangkan untuk dilakukan. Menarilah selama 25 menit 3 hari dalam seminggu untuk membantu jantung Anda, menurunkan gula darah, mengurangi tingkat stres, dan membakar kalori. Menari dapat dilakukan sendiri atau bersama pasangan Anda.

Berenang

Salah satu olahraga terbaik bagi penderita diabetes lainnya adalah dengan berenang. Jenis olahraga ini merupakan salah satu latihan aerobik yang tidak menyiksa sendi Anda seperti olahraga lainnya. Gerakan pada renang juga memungkinkan Anda melatih otot di tubuh bagian atas dan bawah secara bersamaan. Berenang juga baik untuk kesehatan jantung Anda, serta mampu menurunkan kolesterol serta membakar kalori dengan baik.

Bersepeda

Olahraga lainnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan bersepeda. Anda dapat menggunakan alat atau benar-benar bersepeda selama 30 menit sehari, 3 hingga 5 kali dalam seminggu untuk meningkatkan detak jantung, membakar gula darah, dan membantu Anda menurunkan berat badan tanpa khawatir akan menyakiti lutut atau sendi lainnya.

Menaiki Tangga

Jenis olahraga ini terbilang mudah untuk dilakukan. Menaiki tangga dapat membantu membakar kalori dan membuat kinerja jantung dan paru-paru menjadi lebih baik dan bekerja lebih cepat, terutama jika Anda menderita diabetes tipe 2. Cobalah naik turun tangga selama 3 menit sekitar 1 atau 2 jam setelah makan. Hal tersebut sangat baik untuk membakar gula darah. Anda dapat melakukannya di mana saja selama ada tangga.

Latihan Kekuatan

Latihan kekuatan merupakan salah satu olahraga terbaik bagi penderita diabetes karena olahraga ini mampu membuat otot dan tulang Anda lebih kuat. Hasil maksimal dapat Anda rasakan jika Anda rutin melakukannya dua kali dalam seminggu.

Berkebun

Berkebun dapat menjadi salah satu alternatif olahraga yang dapat Anda lakukan untuk melatih tubuh dan membuat tubuh tetap bugar. Karena ketika berkebun, Anda akan melakukan beberapa gerakan fisik, seperti halnya berjalan, berlutut, dan juga menekuk badan. Hal ini baik untuk membangun otot dan membantu tulang Anda tetap kuat. Selain itu, berkebun juga bisa menurunkan tingkat stres yang Anda rasakan.

Yoga

Latihan ini sudah dilakukan selama lebih dari 5.000 tahun sebagai jenis olahraga yang mampu membuat Anda lebih kuat dan juga lebih fleksibel. Lebih dari itu, yoga juga bisa membantu Anda menjaga keseimbangan tubuh. Gerakan, pose dan fokus pada pernapasan juga dapat meredakan stres dan membantu membangun kekuatan otot Anda. Yoga juga diyakini mampu menjaga kadar gula darah agar lebih stabil.

Read More

Hal Penting Seputar Keracunan Makanan yang Harus Anda Ketahui

keracunan makanan

Tahukah Anda jika ada banyak kasus keracunan makanan yang terjadi di masyarakat karena memakan makanan yang mengandung kuman, virus, atau parasit? Bahkan, di tahun 2017, tercatat terdapat 142 kasus keracunan makanan yang terjadi di Indonesia.

Perlu diketahui, orang dengan keracunan makanan biasanya akan bermula dengan gejala seperti mual, muntah, dan diare yang terjadi beberapa jam setelah makan. Tetapi terkadang gejalanya bisa memakan waktu berhari-hari atau bahkan lebih dari seminggu untuk muncul. Hal ini yang membuatnya sulit untuk mengetahui apakah gejala yang terjadi disebabkan akibat keracunan makanan atau sesuatu yang lain. Jeda waktu yang cukup lama juga membuatnya sulit untuk melacak gejala yang kembali muncul saat seseorang mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Meskipun begitu, makanan yang sama dapat memberikan pengaruh yang berbeda pada tiap-tiap orang. Beberapa di antaranya mungkin langsung dapat merasakan gejala dan tubuh yang tidak beres setelah memakan beberapa gigitan. Tetapi, ada pula yang butuh waktu beberapa saat dan bahkan tidak bereaksi sama sekali.

Secara umum, keracunan makanan biasanya lebih umum dan berisiko bagi orang dengan sistem kekebalan yang lemah, bayi dan anak kecil, wanita hamil, dan orang tua.

Bagaimana Keracunan Makanan Bisa Terjadi?
Keracunan makanan bisa disebabkan oleh adanya bakteri, virus, atau parasit di dalam sebuah makanan. Keberadaan bakteri, virus, dan parasit ini berpotensi ada dalam makanan pada tahap apa pun, baik itu saat masih mentah, dikemas, disimpan, atau dimasak.

Perlu diketahui juga ada beberapa jenis makanan tertentu yang cenderung mengandung kuman-kuman berbahaya. Di antaranya adalah telur mentah, susu yang tidak dipasteurisasi, keju lunak, jus buah, dan daging/makanan laut mentah atau setengah matang.

Selain itu, risiko keracunan makanan juga akan semakin tinggi di musim panas atau kemarau. Pasalnya, di suhu yang panas, makanan bisa cepat rusak dan bakteri di dalamnya berkembang dengan sangat pesat. Jadi, pastikan untuk selalu mendinginkan bahan masakan atau sisa makanan yang tidak habis agar tidak cepat dihinggapi banyak kuman dan bakteri.


Apa Saja Penyebab Keracunan Makanan?
Pada dasarnya, Anda tidak akan pernah tahu persis apa yang menyebabkan sebuah makanan mengandung kuman berbahaya. Sebagian dari kasus keracunan makanan ringan kemungkinan besar akan dapat pulih dengan sendirinya. Kondisi keracunan makanan ini biasanya disebabkan oleh beberapa indikasi, seperti:

  1. Norovirus, atau yang juga sering disebut sebagai flu perut, menjadi penyebab dari setengah penyakit akibat makanan. Norovirus dapat membuat Anda sakit tidak hanya dengan memakan makanan yang terkontaminasi, tetapi juga dengan menyentuh benda-benda seperti gagang pintu dan permukaan lain yang terpapar kuman atau melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi. Untuk menghindarinya, Anda harus memastikan diri untuk selalu membersihkan dapur jika ada seseorang di rumah Anda terjangkit penyakit ini. Biasanya diperlukan 12-48 jam hingga Anda merasakan gejalanya. Kemudian, gejala ini akan berlangsung selama 1-3 hari.
  2. Salmonella, yang merupakan nama dari sekelompok bakteri, biasanya tumbuh dalam telur dan daging yang dimasak setengah matang. Selain itu, salmonella juga dapat ditemukan pada susu, keju, dan produk olahan susu lain yang tidak dipasteurisasi. Bahkan, beberapa buah dan sayuran, seperti melon atau kecambah, juga bisa memilikinya. Gejala orang yang terinfeksi salmonella biasanya akan tampak dalam 1-3 hari dan keluhan dapat bertahan hingga seminggu.
  3. Clostridium perfringens adalah bakteri yang lebih cenderung muncul pada makanan disiapkan dalam jumlah besar, misalnya di kafetaria, panti jompo atau makanan katering untuk acara. Pada dasarnya, proses memasak dapat membunuh bakteri, tetapi tidak dengan sporanya. Tidak heran jika makanan yang dibiarkan berada dalam suhu ruangan berjam-jam akan memberikan kesempatan pada kuman untuk tumbuh dan berkembang lagi. Bakteri ini dapat berasa dari daging sapi, ayam, atau saus-sausan. Keluhan yang terasa antara lain perut yang mengalami kram dan diare. Gejala ini akan muncul selama 6-24 jam dan biasanya akan membaik dalam beberapa hari.
  4. Campylobacter berasal dari makanan olahan unggas yang kurang matang, susu yang tidak dipasteurisasi, serta air yang tidak bersih. Mungkin diperlukan 2-5 hari untuk Anda merasakan gejala dari makanan dengan campylobacter. Namun, Anda akan membutuhkan waktu sekitar 2-10 hari hingga kembali membaik.

Penyebab Keracunan Makanan yang Lebih Serius
Selain itu, ada pula beberapa bakteri yang relatif jarang menimbulkan kasus keracunan makanan tetapi dapat membuat menimbulkan gejala serius saat menyebabkannya, bahkan tidak jarang sampai menyebabkan kematian. Bakteri-bakteri tersebut antara lain:

  • E. Coli, yaitu sejenis bakteri yang ditemukan berada pada usus hewan. Bakteri ini dapat berasal dari daging sapi giling yang dimasak kurang matang, susu yang tidak dipasteurisasi, kecambah, atau makanan dan cairan apa pun yang bersentuhan dengan kotoran hewan.
  • Listeria, yaitu sejenis bakteri yang dapat tumbuh di suhu dingin seperti di lemari es. Bakteri ini dapat ditemukan dalam ikan asap, keju mentah (tidak dipasteurisasi), es krim, hot dog, dan daging deli. Wanita hamil dan sebagian orang dengan sistem kekebalan yang lemah, dapat merasakan sakit akibat infeksi ringan dari listeria. Akan tetapi, sebagian orang yang terinfeksi listeria yang lebih serius (listeriosis) cenderung tidak menunjukkan gejala berarti selama seminggu atau bahkan beberapa bulan. Selain diare dan muntah, listeria dapat menyebabkan gejala yang tidak biasa, termasuk kelemahan, kebingungan, dan leher kaku. Infeksi bakteri ini juga bisa mematikan.

Itulah beberapa hal seputar keracunan makanan dan penyebabnya. Jika Anda merasa mengalami keracunan makanan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Read More

Perawatan dan Pencegahan Sakit Tenggorokan pada Anak dan Orang Dewasa

perawatan pencegahan sakit tenggorokan

Sebagian besar sakit tenggorokan disebabkan oleh virus. Artinya, antibiotik (obat-obatan yang digunakan untuk melawan infeksi bakteri) tidak akan membantu sakit tenggorokan lebih cepat sembuh.

Antibiotik akan berguna jika sakit tenggorokan itu karena radang (strep throat). Penyebab radang adalah bakteri, maka antibiotik bisa membantu. Jika anak kemungkinan menderita radang tenggorokan, segera bawa ke dokter untuk memastikan dan mendapatkan penanganannya.

Perawatan Sakit Tenggorokan

Jika sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, maka mau tak mau kita hanya berusaha meredakan gejalanya saja. Coba beberapa resep ini agar anak membaik:

Balita:

Pastikan anak banyak istirahat dan minum banyak cairan.

  • Gunakan humidifier atau pelembap ruangan.
  • Ajak dia menghirup uap air. Masukkan air panas dalam baskom, ajak anak menghadapkan wajahnya ke baskom. Sampirkan handuk ke atas kepala dan sekeliling baskom, agar uap tidak kemana-mana. Minta dia bernapas dengan mulut dan hidungnya selama 5-10 menit.
  • Ulang beberapa kali dalam sehari. Hati-hati, agar kulit tidak terbakar karena uap yang terlalu panas.
  • Beri dia es krim, agar meredakan tenggorokannya yang sakit, sekaligus mematikan kuman-kuman di tenggorokan.
  • Beri dia sup ayam yang hangat, atau teh hangat dengan madu. Tetapi jangan memberikan madu untuk anak di bawah usia 12 bulan.

Anak-anak

Minta dia berkumur dengan air garam hangat (1/4-1/2 sendok teh garam per cangkir)

Beri dia permen pelega tenggorokan atau permen keras yang sehat

Obat pilek yang dijual bebas bisa menurunkan gejala-gejalanya. Tetapi itu tak membantu meringankan penderitaannya dengan cepat. Sebelum memberi anak obat, sebaiknya hubungi dokter dan baca label obat dengan hati-hati.

Mencegah Sakit Tenggorokan

Ada beberapa cara agar sakit tenggorokan tak menghampiri Anda ataupun si kecil. Yang terpenting, jika Anda merokok, maka berhentilah merokok. Berilah lingkungan yang sehat kepada anak-anak dengan berhenti merokok.

Tetapi jika Anda tak merokok, jangan menjadi perokok pasif. Pastikan pasangan atau pun orang dekat Anda tidak merokok. Sebisa mungkin Anda atau keluarga menghindar dari asap rokok.

Selain itu, cobalah beberapa langkah untuk menghindari pilek dan flu di bawah ini. Karena hal-hal ini bisa memicu sakit tenggorokan:

  • Jangan berada dekat dengan orang yang sakit
  • Seringlah mencuci tangan
  • Jangan berbagi makanan, minuman, ataupun alat makan
  • Jauhkan tangan dari wajah dan mata
  • Makanan makanan yang sehat
  • Banyak beristirahat
  • Minum banyak air
  • Mendapatkan vaksin flu

Anda atau anak juga berisiko tinggi mengalami sakit tenggorokan jika menderita alergi atau GERD (gastroesophageal reflux disease). Alergi bisa mengganggu bagian tubuh manapun, termasuk tenggorokan. Sedangkan zat asam lambung yang diakibatkan GERD bisa mengiritasi area tenggorokan. Akibatnya Anda pun sakit tenggorokan.

Jika masalah-masalah ini ditangani, biasanya Anda tak akan sering menderita sakit tenggorokan. Konsultasikan dengan dokter jika Anda mempunyai masalah-masalah di atas.

Read More