Kepadatan Tulang Mulai Berkurang, Ini Tandanya

Tulang merupakan salah satu bagian tubuh yang paling penting. Tulang juga berfungsi sebagai pelindung organ-organ dalam manusia, misalnya saja seperti tulang tengkorak. Selain itu, tulang pula yang membuat manusia dapat berdiri dan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Lalu bagaimana jika kepadatan tulang Anda mulai berkurang?

Tulang yang menjadi rapuh atau lemah boasa disebut osteoporosis. Osteoporosis dapat menyerang pada wanita maupun pria dari semua ras. Namun, umumnya hal ini akan terjadi pada orang yang sudah tua atau pada usia 50 tahun atau lebih.

Osteoporosis memiliki tingkat risiko yang tinggi pada wanita tua terlebih lagi ketika ia telah mengalami menopause. Pengobatan atau pencegahan seperti diet sehat dan olahraga dapat membantu mencegah pengeroposan pada tulang atau memperkuat tulang yang sudah lemah.

Gejala kepadatan tulang mulai berkurang

Umumnya, pengeroposan tulang tidak memiliki gejala tertentu. Tetapi begitu tulang Anda melemah karena osteoporosis, mungkin Anda akan mengalami gejala seperti berikut:

  • Nyeri punggung, yang disebabkan oleh tulang belakang yang retak
  • Kehilangan tinggi badan seiring waktu
  • Postur tubuh membungkuk
  • Tulang yang patah jauh lebih mudah dari yang diperkirakan

Penyebab dan faktor risiko kepadatan tulang berkurang

Seiring bertambahnya usia, massa tulang akan hilang lebih cepat daripada saat menciptakannya, jadi, penyebab utama dari hilangnya kepadatan tulang adalah faktor usia. Selain itu, wanita yang telah menopause pun memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis daripada wanita yang belum menopause.

Beberapa faktor risiko osteoporosis yang tidak dapat diubah, termasuk:

  • Jenis kelamin, wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis daripada pria
  • Usia, semakin tua usia Anda, maka semakin besar risiko Anda terkena osteoporosis
  • Sejarah keluarga, memiliki orangtua atau saudara kandung yang menderita osteoporosis membuat Anda berisiko lebih besar, terutama jika ibu atau ayah Anda mengalami patah tulang pinggul
  • Ukuran rangka tubuh, pria dan wanita yang memiliki kerangka tubuh kecil cenderung memiliki risiko lebih tinggi karena mereka memiliki lebih sedikit massa tulang untuk diambil seiring bertambahnya usia.

Tanda dan gejala kepadatan tulang berkurang

Pada tahap awal pengeroposan tulang Anda biasanya hanya memiliki sedikit gejala dan ringan. Nah, berikut beberapa tanda dan gejala umum jika kepadatan tulang Anda rendah.

  1. Kuku rapuh

Alasan paling umum kuku rapuh adalah perubahan hormonal dan nutrisi. Namun, bagi wanita yang mengalami menopause memiliki kadar estrogen yang fluktuatif, sehingga menyebabkan kulit kering dan rambut menipis. Hal ini juga dapat mempengaruhi kekuatan kuku dan mungkin merupakan tanda awal pengeroposan tulang.

Hal ini dikarenakan kuku mengandung kalsium dan magnesium, pun kandungan yang sama ada pada tulang. Meskipun pada faktanya, kuku rapuh bisa juga menjadi pertanda bahwa Anda kekurangan vitamin C, kalsium, atau asam folat. Itulah mengapa penting untuk menjaga pola makan seimbang yang kaya nutrisi serta protein dan lemak sehat.

Kuku yang mudah patah, pecah, terkelupas, atau melengkung di sekitar ujung jarinya adalah ciri-ciri kuku rapuh.

  • Gigi susut

Pengeroposan tulang tentu akan berhubungan langsung dengan kesehatan gigi dan mulut. Bagaimana pun juga 99% kalsium dalam tubuh ada pada tulang dan gigi Anda. Sebuah penelitian menunjukkan pengeroposan tulang di rahang dan mulut bisa menjadi salah satu tanda kehilangan massa tulang di area lain tubuh Anda. Jika tulang rahang memburuk, gusi pun akan mulai iku tmenyusut. Jadi, jika Anda menyikat gigi, perhatikan sejenak apakah ada perubahan pada garis gusi Anda atau tidak.

  • Pegangan tangan mulai melemah

Kekuatan genggaman tangan merupakan tanda lain dari kepadatan tulang Anda mulai melemah. Selain itu, risiko patah tulang belakang pun juga meningkat seiring dengan menurunnya kekuatan genggaman tangan.

  • Penurunan kebugaran secara keseluruhan

Indikator awal osteoporosis adalah penurunan kebugaran fisik secara keseluruhan. Misalnya saja, penurunan kekuatan otot, keseimbangan yang buruk serta penurunan kemampuan aerobik. Jika Anda semakin sulit berjalan, menari, atau hanya melakukan aktivitas sehari-hari mungkin ini menjadi salah satu pertanda bahwa kepadatan tulang Anda mulai rendah.

Jika beberapa tanda di atas telah Anda alami, bahkan gejala yang muncul semakin parah. Maka ada baiknya untuk segera konsultasi ke dokter untuk melakukan pengobatan atau perawatan kepadatan tulang Anda. Hal ini untuk menghindari gejala yang semakin parah dan bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>