Category Kesehatan Kulit

Alami Ketombe yang Membandel? Ini Penyebab dan Solusinya!

Alami Ketombe yang Membandel? Ini Penyebab dan Solusinya!

Ketombe membandel memang bikin gatal-gatal kepala dan buat hari-hari kamu tidak menyenangkan. Ketombe adalah kondisi umum yang menyebabkan kulit kepala Anda jadi mengelupas. Umumnya, ketombe ringan masih dapat diatasi dengan sampo harian yang lembut. Namun, jika tidak berhasil, sampo obat mungkin dapat membantu, meskipun ketombe masih bisa datang lagi. 

Penyebab ketombe membandel

Ketombe membandel dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

  • Kulit kepala berminyak dan teriritasi.
  • Jarang keramas.
  • Adanya infeksi jamur Malassezia (kebanyakan di kulit kepala orang dewasa).
  • Kulit kepala kering.
  • Alergi terhadap produk perawatan rambut tertentu (dermatitis kontak).
  • Mengalami kondisi kulit lainnya, seperti psoriasis dan eksim.

Siapa yang berisiko mengalami ketombe?

Hampir semua orang bisa memiliki ketombe, tetapi ada beberapa faktor tertentu yang membuat Anda lebih rentan berketombe, yaitu:

  • Usia. 

Ketombe biasanya sering terjadi pada usia dewasa muda dan berlanjut hingga paruh baya. Namun, tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, bahkan sebagian orang bisa berketombe seumur hidupnya.

  • Laki-laki. 

Ini diduga berkaitan dengan hormon pria yang membuatnya lebih banyak berketombe dibandingkan wanita. 

  • Penyakit tertentu. 

Beberapa penyakit tertentu, seperti penyakit Parkinson dan HIV, juga bisa meningkatkan risiko ketombe. Ini berkaitan dengan sistem saraf dan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Pengobatan ketombe

Untuk mengatasi ketombe ringan, cobalah keramas setiap hari dengan sampo lembut untuk mengurangi penumpukan minyak dan sel-sel kulit. Jika ternyata tidak membantu juga, beralihlah menggunakan sampo obat untuk ketombe. Ini hal yang wajar kalau Anda perlu menggunakan lebih dari satu sampo untuk menemukan sampo mana yang benar-benar cocok di kulit kepala Anda. 

Anda mungkin membutuhkan perawatan berulang atau jangka panjang untuk mengatasi ketombe membandel. Hentikan penggunaan produk apapun jika Anda mengalami gatal, perih, kemerahan atau terbakar. Terlebih lagi, jika Anda mengalami reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, atau kesulitan bernapas, maka segeralah periksakan ke dokter.

Klasifikasi sampo untuk ketombe membandel

Sampo berketombe diklasifikasikan menurut obat yang terkandung di dalamnya, yaitu:

  • Sampo zinc pyrithione: mengandung zinc pyrithione yang bersifat antibakteri dan antijamur.
  • Sampo berbahan dasar tar: mengandung tar batubara yang dapat memperlambat kecepatan sel-sel kulit kepala Anda mati dan mengelupas. Namun, sampo ini dapat menyebabkan perubahan warna pada rambut dan membuat kulit kepala jadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  • Sampo yang mengandung asam salisilat efektif membantu menghilangkan kerak di kulit kepala.
  • Sampo selenium sulfida: mengandung agen antijamur.
  • Sampo ketokonazol yang ditujukan untuk membunuh jamur penyebab ketombe membandel yang hidup di kulit kepala Anda.

Selalu baca dan ikuti petunjuk pemakaiannya yang ada di setiap botol sampo yang akan Anda coba. Untuk pemakaian awal, gunakan sampo obat 1 – 3 kali seminggu untuk mengatasi ketombe. Kemudian, kurangi frekuensinya menjadi seminggu sekali atau lebih jarang untuk tujuan pemeliharaan dan pencegahan ketombe membandel.

Tips tambahan mengurangi risiko berketombe

Tips lain yang juga penting dilakukan untuk mengendalikan dan mengurangi risiko ketombe membandel adalah:

  • Kelola stres dengan baik. 
  • Mengonsumsi makanan yang sehat, termasuk seng, vitamin B, dan jenis lemak tertentu dapat membantu mencegah ketombe.
  • Rajin keramas. 
  • Berjemurlah di bawah sinar matahari untuk mengendalikan ketombe. Pastikan Anda selalu menggunakan tabir surya SPF 30+ saat berada di luar ruangan.
  • Batasi pemakaian produk-produk penata rambut, karena dapat menumpuk di rambut dan kulit kepala Anda dan membuatnya jadi lebih berminyak. 
Read More

Manfaat Calendula untuk Kesehatan Kulit

Manfaat Calendula untuk Kesehatan Kulit

Sejak abad ke-12 manfaat calendula sudah dipercaya sebagai bahan alami yang ampuh merawat kulit dan tubuh. Tanaman yang lebih dikenal dengan sebutan marigold ini juga termasuk ke dalam jenis antiviral atau tumbuhan yang mampu membunuh dan melemahkan perkembangan virus. Calendula merupakan tumbuhan yang relatif mudah untuk ditanam dan berasal dari Kanada dan Amerika Serikat. Selain penampilannya yang cantik, tanaman yang satu ini juga bisa dimanfaatkan untuk kulit. Berikut adalah beberapa khasiat calendula terhadap kesehatan kulit.

  1. Mengatasi jerawat

Jika Anda sedang berjuang melawan jerawat yang bermunculan di kulit, Anda bisa mencoba menggunakan minyak calendula. Minyak calendula ditemukan dapat mengatasi dan mencegah jerawat. Anda dapat mengoleskan calendula dalam bentuk minyak, pembersih wajah, ataupun krim pada bagian kulit yang berjerawat. Anda juga bisa mencoba memakai masker wajah dengan kandungan calendula tiap seminggu sekali.

  1. Menjaga penampilan kulit

Selain membasmi jerawat, pemakaian calendula juga dapat meningkatkan penampilan kulit Anda. Krim yang mengandung ekstrak tumbuhan calendula dapat mengencangkan kulit dan mencegah kulit mengalami dehidrasi. Untuk mendapatkan manfaat calendula ini, Anda cukup mengoleskan minyak atau krim calendula di kulit sebanyak dua kali sehari.

  1. Tabir surya alami

Minyak calendula dapat menjadi alternatif Anda untuk melindungi kulit dari terpaan sinar matahari. Minyak calendula memiliki senyawa SPF yang diyakini mampu mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan khasiat calendula sebagai tabir surya alami.

  1. Mengobati luka

Tidak hanya mampu melindungi kulit dari sinar matahari, minyak calendula juga dapat mempercepat penyembuhan luka. Minyak calendula mampu mengurangi pembengkakan, memar, dan kemerahan pada luka di kulit. Calendula juga mampu memicu pertumbuhan jaringan kulit yang baru dan mengurangi peradangan selama masa penyembuhan luka.

  1. Mengurangi peradangan

Calendula mengandung senyawa antiradang dan antioksidan yang dapat membantu menjaga kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa antiradang dalam calendula diyakini mampu mengatasi masalah peradangan pada kulit, seperti dermatitis dan ruam popok.

Tidak hanya berpotensi menjadi tabir surya alami, minyak calendula juga dapat dijadikan antiseptik alami. Hal ini karena tumbuhan calendula mengandung senyawa antimikroba dan antivirus yang kuat.Senyawa-senyawa tersebut ditemukan mampu melawan patogen-patogen berbahaya, seperti infeksi jamur dan bahkan infeksi bakteri yang kebal terhadap antibiotik. Namun, masih dibutuhkan lebih banyak riset untuk memastikan khasiat calendula ini.

Meskipun ada beragam manfaat calendula bagi kesehatan kulit, tetapi Anda tidak boleh terburu-buru mengoleskannya. Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap tanaman atau tumbuhan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memakai calendula. Selain dioleskan pada kulit, beberapa orang juga mengonsumsi calendula dalam bentuk suplemen. Wanita yang sedang hamil dan menyusui serta orang yang mengonsumsi obat penenang, obat diabetes, dan obat tekanan darah tidak diperbolehkan untuk memakan calendula. Anda juga perlu menghindari konsumsi calendula setidaknya dua minggu sebelum menjalani bedah tertentu. Selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memakai calendula bila Anda mengalami kondisi medis tertentu atau mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Read More