Category Kesehatan Mental

Olahraga Bela Diri untuk Kesehatan Mental

olahraga bela diri untuk kesehatan mental

Menurut para ahli kesehatan, seni bela diri memiliki sejumlah manfaat kesehatan mental. Bela diri bukan hanya tentang pelatihan fisik tetapi juga bisa menjadi obat bagi kondisi emosional kita.

Seni bela diri menciptakan berbagai jenis pola pikir yang lebih seimbang dan stabil. Banyak orang mungkin hanya menganggapnya sebagai metode pertahanan diri. Namun bela diri ternyata sangat efektif sebagai teknik untuk menyeimbangkan pikiran dan tubuh kita. Jadi, mengapa seni bela diri sangat membantu kesehatan mental? Jika Anda ingin tahu bagaimana seni bela diri dapat memberi Anda pikiran yang sehat bersama dengan tubuh yang kuat, simak uraiannya berikut ini!

Membantu Kurangi Tingkat Stres

Jadwal sehari-hari yang Anda hadapi memang tidak akan ada hentinya memberikan tekanan. Tingkat stres yang parah bisa menjadi penyebab munculnya penyakit jantung. Menyeimbangkan tubuh dengan latihan seni bela diri bisa membantu menyehatkan kardio Anda. Sebagian besar latihan bela dir melibatkan meditasi dan latihan pernapasan yang berkontribusi banyak mengurangi stres.

Membantu Meluapkan Amarah

Bersamaan dengan stres yang muncul, amarah juga menjadi reaksi dari kita saat berhadapan dengan hal-hal yang tidak diharapkan.Karena melibatkan gerakan-gerakan aerobik yang berat, bela diri bisa membantu Anda meluapkan amarah. Beberapa riset berhasil membuktikan bahwa latihan bela diri bisa mengatasi masalah yang muncul berkaitan dengan amarah. Bela diri bisa membantu Anda menjernihkan pikiran. Meditasi dan latihan pernapasan akan melatih kita untuk lebih tenang dalam berpikir.

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Menurut Asosiasi Kecemasan dan Depresi Amerika, gangguan kecemasan adalah penyakit mental yang paling umum di AS, yang memengaruhi 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat yang berusia 18 tahun ke atas, atau 18,1% dari populasi setiap tahun. Ketika Anda merasa kurang percaya diri, seni bela diri dapat menaikkan tingkat kepercayaan diri. Kepercayaan diri yang rendah adalah akar banyak masalah dalam kehidupan sosial Anda dan ini harus diperangi.

Mengurangi Rasa Frustasi

Meskipun kita sudah berusaha keras, adakalanya kegagalan tetap menghampiri. Suka atau tidak, ada banyak masalah seperti tanggung jawab, deadlinehingga komitmen yang membuat Anda merasa dikejar-kejar dan frustasi. Sesi pelatihan seni bela diri tradisional adalah kombinasi dari latihan otot dan pelatihan kardio. Jadi secara fisik, seni bela diri adalah cara yang bagus untuk mengurangi frustrasi Anda dan membuat Anda rileks.

Membantu Anda Lebih Fokus dan Mengintrospeksi Diri

Latihan bela diri bisa membantu Anda memerangi segala pikiran buruk di dalam kepala, termasuk membuat Anda merenungkan banyak hal dalam keseharian. Gangguan-gangguan yang berasal dari luar pun bisa dieliminasi untuk membantu Anda lebih fokus dalam segala aktivitas.

Menghasilkan Hormon Baik

Aktivitas apapun yang melibatkan gerakan fisik akan membuat tubuh mengeluarkan hormon baik seperti endorfin. Endordin akan membantu kondisi emosional Anda menjadi lebih baik dan meningkatkan energi positif di dalam diri.

Dengan sedemikian banyak manfaat termasuk untuk kesehatan mental, bela diri adalah pilihan olahraga yang layak Anda coba.

Read More

Kumpul Keluarga Besar tapi Malas Bersosialisasi? Ini 5 Cara Mudah Mengatasinya

cara bersosialisasi

Liburan adalah waktu yang tepat untuk kumpul keluarga besar dan melepas rindu. Sayangnya, kita tidak selalu cocok dengan semua anggota keluarga yang memiliki beragam karakter. Pasti ada satu dua orang yang menyebalkan sehingga membuat kita malas bersosialisasi.

Lalu, bagaimana caranya agar Anda tetap bisa menikmati liburan meski harus berhadapan dengan anggota keluarga yang menyebalkan?

1. Lakukan Persiapan Sebelum Kumpul Keluarga Besar

Lebih baik menyiapkan diri untuk bertemu ketimbang berharap mereka berubah. Jika memang tidak ada perubahan karakter menjadi lebih baik, sebaiknya Anda mulai memikirkan saja hal-hal positif dari anggota keluarga tersebut (meskipun hanya sedikit). Dengan bersikap positif, Anda akan lebih toleran terhadap sikap yang menjengkelkan.

2. Pikirkan waktu yang tepat untuk bercengkrama

Jika Anda dan dia suka memasak, ini saatnya melakukan percakapan di sela-sela kegiatan favorit Anda berdua.

3. Tunjukkan ketertarikan terhadap topik pembicaraan

Salah satu cara agar percakapan berlanjut adalah dengan memiliki rasa ingin tahu terhadap topik yang sedang dibicarakan. Jangan terburu-buru memutus pembicaraan hanya karena Anda tidak menyukai orangnya. Siapa tahu, Anda bisa mendapatkan pengetahuan dari percakapan tersebut.

4. Fokus pada lawan bicara

Jika memang Anda benar-benar tidak tertarik topik yang sedang dibahas, Anda bisa mengalihkan pembicaraan dengan bertanya tentang kejadian yang baru saja dialami atau rencana yang akan ia lakukan. Misalnya, “Oiya, Tante Merry bilang kamu mau pindah Jakarta minggu depan, ya? Rencana tinggal dimana?” Dengan memberi pertanyaan lain, topik baru pun muncul.

5. Menyediakan waktu untuk berbicara lebih serius

Tinggal di tempat yang saling berjauhan membuat waktu liburan menjadi sangat berharga untuk dijadikan ajang kumpul keluarga besar. Selain itu, kumpul keluarga menjadi waktu yang tepat untuk meluruskan perselisihan atau kesalahpahaman ketika Anda dan anggota keluarga tidak berkomunikasi tatap muka.

Anda bisa memulai dengan memberi kabar kepada yang bersangkutan bahwa Anda ingin berbicara empat mata dan menyelesaikan permasalahan yang lalu.

Carilah waktu yang tepat agar tidak terganggu oleh anggota keluarga lain. Jika Anda memang bersalah, mintalah maaf dengan tulus dan jangan memakai nada tinggi saat berbicara karena bisa memancing emosi. Lebih baik tidak menyalahkan satu sama lain namun memakai kalimat yang lebih halus, misalnya, “Saya kecewa karena kamu memberitahukan kepada anggota keluarga lain kalau saya dipecat dari pekerjaan.”

Dengarkan penjelasan dari lawan bicara Anda karena bisa saja ia melakukan hal itu tanpa disengaja. Perlu diingat bahwa tujuan Anda berbicara empat mata adalah untuk membuat segala sesuatunya menjadi normal dan rukun kembali. Jangan sampai pembicaraan tersebut malah berujung pertengkaran hebat. Selalu fokus pada tujuan tersebut.

Ingat! Jangan malas bersosialisasi dan tetap ceria

Saat kumpul keluarga seharusnya menjadi saat yang menyenangkan. Jadikan suasana liburan kali ini ceria dengan persiapan dan penuh kesadaran bahwa setiap manusia dilahirkan dengan karakter yang berbeda-beda.

Selamat liburan!

Read More