Manfaat Senam Peregangan yang Dapat Dirasakan

manfaat senam peregangan bagi kesehatan

Melakukan latihan peregangan kelihatannya memang mudah untuk dilakukan dan sederhana, namun tetap saja untuk sebagian masyarakat hal ini susah dilakukan karena malas. Padahal menurut para ahli, peregangan perlu dilakukan oleh orang setiap saat. Namun, untuk mengatasi rasa malas melakukan peregangan sendirian, bisa diatasi dengan melakukan senam peregangan.

Menurut The American College of Sports Medicine, peregangan setiap kelompok otot utama setidaknya dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu selama 60 detik. Otot-otot tersebut meliputi otot betis dan kaki, perut, dada, bahu, punggung hingga lengan depan dan belakang. Peregangan perlu dilakukan karena memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya dengan cara senam.

Manfaat Senam Peregangan

Latihan ini merupakan bentuk latihan meregangkan otot sebagai cara meningkatkan fleksibilitas otot dan meningkatkan jangkauan gerakan anggota tubuh yang melibatkan persendian. Aktivitas peregangan ini biasanya dilakukan sebagai bahan dari latihan olahraga atau rehabilitasi fungsi anggota tubuh, berikut beberapa manfaatnya.

  • Tingkatkan Fleksibilitas Tubuh

Senam ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas atau kelenturan tubuh, tujuannya mampu membuat gerakan dan jangkauan yang lebih maksimal. Kondisi ini juga mampu mengurangi risiko cedera otot persendian ketika melakukan aktivitas berat.

  • Melancarkan Sirkulasi Darah

Peregangan mampu membantu melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh sehingga mengurangi gangguan kesehatan yang ditimbulkan karena masalah sirkulasi darah, seperti misalnya tekanan darah tinggi.

  • Tingkatkan Keseimbangan dan Koordinasi

Melakukan peregangan sembari senam merupakan aktivitas yang cukup umum dilakukan, tak hanya bagi olahragawan tetapi juga masyarakat biasa. Biasanya peregangan dilakukan sebelum berlatih atau bertanding bagi olahragawan, hal ini dilakukan guna mempersiapkan otot agar siap melakukan kontraksi secara maksimal.

  • Tingkatkan Kebugaran Tubuh

Berlatih peregangan mampu membantu otot agar lebih kuat sehingga otot tidak mudah capek saat melakukan aktivitas fisik tertentu.  

  • Mengurangi Risiko Nyeri Punggung

Nyeri punggung bagian bawah yang disebabkan otot kaku di sekitar area tersebut atau lebih ke arah pinggul dapat teratasi secara bertahap. Latihan peregangan mampu mengurangi risiko seseorang terkena gangguan itu.

  • Mengurangi Stres

Melakukan olahraga ringan seperti peregangan dapat membantu melancarkan sirkulasi darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak. Selain itu aktivitas ini mampu mengendurkan ketegangan saraf tubuh manusia.

  • Manfaat Lain

Rutin melakukan peregangan mampu membantu tubuh seseorang tetap lentur hingga usia tak lagi muda. Saat seseorang sudah memasuki usia tua, satu hal yang dapat dipastikan adalah kemampuan mobilitas akan banyak berkurang sehingga gerakan menjadi terbatas. Namun jika tubuh lentur, melakukan aktivitas sehari-hari akan menjadi lebih mudah.

Jenis Peregangan

  • Peregangan Statis

Merupakan peregangan yang dilakukan dengan menarik bagian tubuh hingga terasa tegang dan menahannya selama 15 hingga 60 detik. Jenis peregangan ini dianggap sebagai bentuk latihan yang paling aman.

  • Peregangan Dinamis

Jenis yang dinamis merupakan peregangan yang dilakukan dengan cara bergerak secara aktif, jenis yang satu ini banyak dilakukan di kelas pusat kebugaran seperti senam peregangan. Meski demikian, sebagian ahli justru menilai bahwa bentuk peregangan ini tergolong berbahaya.

Alasan para ahli yang menilai peregangan dinamis cukup berbahaya ketika dilakukan adalah untuk jenis latihan peregangan ini akan memberi tegangan pada otot dan jaringan ikat atau ligamen yang terlalu besar. Sehingga hal tersebut bukan tidak mungkin membuat seseorang yang melakukan peregangan jenis ini justru akan mengalami cedera.

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>