Category Penyakit

Napas Bayi Cepat? Jangan Panik dan Segera Lakukan Ini!

napas bayi cepat

Orang tua mana yang tidak cemas melihat kondisi bayinya bernapas dengan cepat. Sebagian besar, napas bayi cepat dipengaruhi oleh proses fisiologisnya, di mana mereka memiliki paru-paru lebih kecil, otot lebih lemah, dan lebih banyak bernapas lewat hidung. Begitu lahir ke dunia, bayi akan belajar bernapas, karena sebelumnya (di dalam rahim), tali pusar yang mengirimkan semua oksigen langsung ke tubuhnya. Paru-paru bayi belum berkembang sepenuhnya hingga nanti berusia 2-5 tahun.

Umumnya, napas bayi cepat adalah kondisi yang tidak perlu terlalu dikhawatirkan, tetapi Anda tetap perlu waspada. Ini bisa saja menandakan adanya sesuatu yang tidak beres sedang terjadi. Namun, Anda sebaiknya tidak panik, tetap tenang, dan bergegaslah melakukan beberapa tindakan untuk mengatasinya.

Pertanda apa jika napas bayi cepat?

Bayi yang baru lahir akan bernapas jauh lebih cepat daripada bayi yang lebih tua, anak-anak, dan orang dewasa. Rata-rata, bayi baru lahir kurang dari 6 bulan laju pernapasannya sekitar 40 kali per menit. Pernapasan bayi bisa melambat hingga 20 kali per menit ketika tidur. Secara berkala, pernapasan bayi baru lahir mungkin akan berhenti selama 5-10 detik. Lalu, mulai lagi napas lebih cepat, sekitar 50-60 kali per menit. Bayi tidak boleh berhenti napas lebih dari 10 detik di antara napas, bahkan saat tidur.

Jika Anda hanya melihat napas bayi cepat, sebenarnya ini tidak perlu dikhawatirkan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Setelah Anda mengetahui laju pernapasan normal bayi, Anda mungkin bisa memperhatikan tanda-tanda perubahan pada bayi Anda. 

Bayi baru lahir prematur mungkin memiliki paru-paru yang belum berkembang secara optimal layaknya bayi baru lahir normal dan mengalami masalah pernapasan. Di sisi lain, bayi cukup bulan yang dilahirkan secara caesar berisiko tinggi mengalami masalah pernapasan segera setelah lahir. Jika bayi Anda dalam kondisi tersebut, sangat disarankan berdiskusi dengan dokter anak untuk mengetahui tanda-tanda yang perlu dipantau.

Beberapa masalah pernapasan yang dapat terjadi pada bayi baru lahir, meliputi:

  • Batuk dalam: pertanda adanya lendir atau infeksi di paru-paru.
  • Suara siulan atau mendengkur: bayi butuh dilakukan penyedotan lendir dari hidung.
  • Gonggongan dan tangisan parau: pertanda croup.
  • Napas bayi cepat dan berat: berpotensi menjadi cairan di saluran udara dari pneumonia atau takipnea transien.
  • Mengi: pertanda asma atau bronkiolitis.
  • Batuk kering terus-menerus: menandakan alergi.

Tips untuk mengatasinya

Jika napas bayi cepat, hal yang pertama kali Anda lakukan adalah jangan panik. Cobalah pantau selama beberapa jam kemudian untuk memastikan apakah ada tanda-tanda pernapasan bayi lainnya yang berbeda dari biasanya. Beberapa tips merawat bayi yang sakit, yaitu:

  • Jaga bayi Anda agar tetap terhidrasi.
  • Mandikan bayi dengan air hangat atau di kamar mandi yang beruap.
  • Mainkan musik yang menenangkan bayi.
  • Goyang bayi di posisi favoritnya.
  • Pastikan bayi Anda cukup tidur.
  • Jangan gunakan vapor rub sebagai pengobatan untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan para orang tua agar selalu menidurkan bayinya terlentang untuk mendukung pernapasannya lebih baik. Mungkin sulit bagi bayi tidur telentang saat sakit dan mungkin merasa tidak nyaman. Namun, hal tersebut tetap menjadi posisi tidur bayi yang paling aman. 

Catatan

Anda jangan panik saat mendapati napas bayi cepat atau lambat. Pantau terus pola pernapasan bayi Anda selama beberapa jam. Jika laju napasnya lebih dari 60 kali per menit dan muncul gejala lainnya, segeralah bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Read More

Kacamata Blue Light Filter, Apa Kata Para Ahli?

Penggunaan kacamata blue light filter sepertinya sedang hype di kalangan masyarakat. Terlebih lagi, banyak orang yang bekerja menggunakan gadget, seperti smartphone, laptop, atau komputer. Kacamata blue light filter dianggap dapat melindungi mata Anda dari paparan sinar biru yang berasal dari gadget tersebut.

Sebenarnya, sinar biru tidak hanya dihasilkan dari barang-barang elektronik, bola lampu juga bisa mengeluarkan cahaya biru. Bahkan, penghasil cahaya biru terbesar, yaitu matahari, mengirimkan sejumlah besar cahaya biru ke bumi. Nah, sebenarnya apakah kacamata blue light filter ini benar-benar bermanfaat untuk mata Anda? Yuk, cari tahu di sini!

Mengenal kacamata blue light filter

Kacamata blue light filter atau biasa disebut kacamata cahaya biru adalah kacamata yang dirancang untuk menyaring cahaya biru. Kacamata memiliki lapisan penyaring pada permukaan lensanya yang berperan untuk menghalangi sebagian paparan cahaya biru.

Cahaya biru sendiri adalah cahaya gelombang pendek yang berada dalam spektrum warna terlihat oleh mata manusia. Panjang gelombang cahaya ini sekitar 400 – 500 nanometer (nm). Cahaya biru dapat dihasilkan dari komputer, laptop, tablet, smartphone, bola lampu, dan pencahayaan umum lainnya yang Anda lihat memancarkan cahaya biru.

Secara alami, cahaya biru buatan sebenarnya lebih lemah daripada cahaya biru yang dihasilkan matahari. Namun, rata-rata orang banyak menghabiskan waktnya di depan layar digital, sehingga intensitas paparan sinar biru yang lemah ini jadi bertambah. Orang yang merasakan gejala mata dan penglihatan menganggap paparan cahaya biru ini sebagai penyebabnya. Alhasil, banyak yang mungkin memakainya untuk melindungi mata dari sinar biru tersebut.

Sebenarnya, apa kata para ahli tentang ini?

American Academy of Ophthalmology yang tidak merekomendasikan jenis kacamata khusus apa pun bagi pengguna komputer. Organisasi tersebut menjelaskan bahwa cahaya biru dari perangkat digital tidak menyebabkan penyakit mata dan bahkan, tidak menyebabkan mata Anda menjadi lelah. Gejala ketegangan mata yang muncul itu sebenarnya berkaitan dengan cara menggunakan perangkat digital, bukan cahaya biru yang dihasilkannya.

Selain itu, belum ada cukup bukti yang benar-benar mendukung penggunaan kacamata blue light filter bagi masyarakat umum untuk meningkatkan kualitas penglihatan, tidur, mengurangi kelelahan mata, ataupun menjaga kesehatan makula.

Namun, beberapa ahli mata percaya bahwa kacamata blue light filter memiliki manfaat.

Menurut Dr. Sheri Rowen yang diwawancari oleh tim All About Vision, rata-rata orang dewasa menghabiskan waktunya 11 jam per hari di depan layar. Itulah mengapa mata berada di bawah tekanan layar digital. Lensa kacamata dapat mengurangi ketegangan mata di bawah tekanan tersebut. Selain itu, untuk menghindari gangguan siklus ritme sirkadian, di mana ini bisa memengaruhi kualitas tidur dan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.

Kacamata blue light filter dapat menghalangi sejumlah cahaya biru dengan lapisan penyaring khusus yang memantulkan sebagian cahaya biru dari mata Anda. Seberapa tinggi persentase cahaya biru yang dipantulkan bergantung pada ukuran lensa pada kacamata yang Anda beli.

Greg Rogers, seorang ahli kacamata yang berhasil diwawancarai oleh tim WebMD, menjelaskan bahwa kacamata sinar biru ini dapat membantu mengurangi kelelahan pada mata. Jika seseorang menghabiskan waktunya di depan layar digital selama 6 jam atau lebih, beberapa upaya untuk mengurangi paparan cahaya biru dapat disarankan, termasuk penggunaan kacamata blue light filter.

Catatan dari SehatQ

Saat ini, banyak industri optik yang menyediakan layanan lensa kacamata blue light filter sebagai upaya mengurangi kelelahan mata di depan layar digital. Namun, karena belum cukup bukti untuk mendukung semua ini, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter atau ahli perawatan mata untuk membantu memastikan kebutuhan mata Anda dengan baik.

Read More

Kenali Gejala Penyakit Fothergill, Kondisi Nyeri Wajah yang Langka

penyakit fothergill

Penyakit Fothergill atau dalam dunia medis juga dikenal sebagai neuralgia trigeminal (TN) atau tic douloureaux merupakan kelainan saraf pada wajah. Kondisi ini juga disebut sebagai penyakit bunuh diri.

Penyakit Fothergill disebut-sebut sebagai penyakit yang paling menyakitkan sekaligus termasuk penyakit langka. Penderita penyakit Fothergill akan merasakan nyeri dan sensasi terbakar yang hebat di area wajah, terutama di wajah bagian bawah dan rahang.

Dibandingkan pria, wanita cenderung mengalami kondisi langka ini dan sebagian besar dialami saat usia 50 tahun ke atas.

Penyebab terjadinya penyakit Fothergrill

Hingga kini belum diketahui secara jelas faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit Fothergrill. Satu hal yang pasti adalah kondisi ini dipengaruhi oleh iritasi atau kerusakan saraf trigeminal (saraf kranial kelima), salah satu saraf terluas di area kepala.

Faktor lain yang dipercaya menyebabkan penyakit Fothergill antara lain:

  • Pembuluh darah yang menekan saraf
  • Penuaan
  • Multiple sclerosis
  • Adanya tumor di bagian belakang otak
  • Lesi otak

Penyakit Fothergill juga dapat disebabkan oleh trauma wajah, stroke, atau sebagai akibat komplikasi perawatan medis seperti operasi.

Kondisi langka ini juga dipercaya merupakan penyakit yang diwariskan. Tapi penyebab dari banyak kasus yang terjadi tidak diketahui secara jelas.

Gejala dan pemicu penyakit Fothergrill

Penyakit Fothergill digambarkan menghasilkan rasa nyeri, terbakar, dan sensasi yang menusuk di sekitar area wajah. Nyeri bisa terasa di sekitar mata, dahi, pipi, bibir, rahang dan cenderung terjadi di salah satu sisi wajah. Dalam beberapa kasus, nyeri dapat terjadi pada kedua sisi secara bergantian.  

Pada awalnya, nyeri akan terasa singkat namun sering. Jika tidak segera ditangani, rasa sakit akan semakin memburuk dengan durasi yang lebih lama.

Penderita penyakit Fothergill akan merasakan satu atau lebih pola gejala seperti:

  • Kesemutan atau mati rasa sebelum nyeri berkembang
  • Nyeri pada area wajah dengan sensasi terbakar
  • Nyeri pada wajah yang sangat hebat dan menusuk, dapat terasa seperti sengatan listrik
  • Serangan nyeri spontan yang dipicu oleh gerakan pada wajah seperti menyentuh wajah, berbicara, tersenyum, dan aktivitas terkait wajah lainnya
  • Nyeri berlangsung selama beberapa detik hingga menit
  • Episode nyeri bisa berlangsung hingga berbulan-bulan, dan beberapa orang mungkin tidak bergejala dalam waktu yang lama
  • Nyeri memengaruhi salah satu sisi wajah, atau keduanya secara bergantian
  • Nyeri terfokus pada satu tempat dan menyebar dalam pola yang lebih luas
  • Serangan menjadi lebih sering dan intens dari waktu ke waktu

Apakah penyakit Fothergill bisa disembuhkan?

Sayangnya penyakit Fothergill merupakan kondisi kronis yang hingga kini belum ditemukan obatnya.

Beberapa perawatan medis seperti penggunaan obat-obatan atau prosedur bedah dapat mengatasi rasa nyeri akibat kondisi ini. Namun tak jarang pasien akan kembali merasakan sensasi yang menyakitkan tersebut.

Adapun obat resep yang umum digunakan untuk mengurangi nyeri akibat penyakit Fothergill antara lain:

  • Antikonvulsan
  • Agen antispasmodik
  • Suntikan botoks

Mengonsumsi obat-obatan di atas dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti mual, kantuk, dan kebingungan. Penggunaan antikonvulsan jenis karbamazepin juga dapat memicu reaksi obat serius pada beberapa orang, terutama keturunan Asia.

Selain itu dalam beberapa kasus pasien yang diberikan obat resep cenderung berhenti merespon obat. Pada kasus tersebut, dokter akan menyarankan perawatan tambahan seperti injeksi atau pembedahan.

Jika penyakit Fothergill disebabkan oleh kondisi medis lainnya, dokter akan lebih mudah mengatasi penyebab yang mendasarinya.

Catatan

Penyakit Fothergill mungkin terlihat menakutkan dan tak dapat disembuhkan. Jika Anda salah satu yang menderita kondisi langka ini, tak ada salahnya meminta perawatan lebih lanjut ketika merasakan gejala awalnya.

Read More

Hemokromatosis, Ketika Tubuh Terlalu Banyak Menyerap Zat Besi

Hemokromatosis merupakan sebuah kondisi yang disebabkan saat tubuh terlalu banyak menyerap zat besi dari makanan yang Anda konsumsi, menyebabkan konsentrasi zat besi berlebih di dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius, mengingat tubuh tidak memiliki cara untuk membuang zat besi berlebih tersebut. Zat besi juga dapat menumpuk di hati, jantung, pankreas, dan persendian. Terlalu banyak zat besi di dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit yang mengancam nyawa, seperti penyakit hati, gangguan jantung, dan diabetes. Gejala hemokromatosis di antaranya adalah kelelahan, libido yang rendah, impotensi, nyeri perut, rendah energi, dan sakit persendian.

Penyebab

Ada dua jenis hemokromatosis, yaitu primer dan sekunder.

  • Hemokromatosis primer

Hemokromatosis jenis ini merupakan sebuah gangguan genetik bawaan/turunan yang menyebabkan Anda menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan. Kebanyakan jenis hemokromatosis primer disebabkan oleh adanya mutasi. Gen HFE mengatur seberapa banyak Anda menyerap zat besi dari makanan. Ada dua mutasi gen, yaitu C282Y dan H63d, yang menyebabkan hemokromatosis. Seseorang perlu mewarisi satu salinan gen rusak dari masing-masing orang tua untuk menderita kondisi ini. Jika Anda hanya mewarisi satu salinan gen yang bermutasi, Anda akan dianggap sebagai “carrier”, namun tidak akan menunjukkan gejala apapun.

Menurut Institut Jantung, Paru-paru, dan Darah Nasional (NHLBI), pria yang menderita kondisi ini umumnya menunjukkan gejala hemokromatosis pada usia antara 40 dan 60 tahun. Sementara itu, wanita akan menunjukkan gejala saat mereka mencapai masa menopause.

Selain itu, ada pula sub-tipe khusus hemokromatosis primer, yaitu juvenile dan neonatal. Dalam kasus hemokromatosis juvenile, gejala mirip hemokromatosis primer terjadi pada orang-orang berusia 15 hingga 30 tahun. Selain itu, jenis ini disebabkan karena adanya mutasi pada gen hemojuvelin, dan bukan gen HFE. Di sisi lain, hemokromatosis neonatal dapat menyebabkan penumpukan zat besi parah pada hati bayi, yang terkadang dapat menyebabkan kematian.

  • Hemokromatosis sekunder

Hemokromatosis jenis ini terjadi ketika penumpukan zat besi disebabkan oleh kondisi medis lain seperti anemia, yang terjadi ketika tubuh tidak membuat sel darah merah dalam jumlah yang cukup; penyakit hati kronis, yang sering disebabkan karena infeksi hepatitis C atau konsumsi alkohol berlebih; sering melakukan transfusi darah; dan dialisis ginjal.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hemokromatosis turunan di antaranya adalah:

  • Memiliki 2 salinan gen HFE yang bermutasi. Ini merupakan faktor risiko terbesar terjadinya hemokromatosis.
  • Riwayat keluarga. Apabila Anda memiliki kerabat dekat, seperti saudara kandung atau orangtua, yang menderita hemokromatosis, ada kemungkinan besar Anda akan menderita kondisi yang sama.
  • Etnisitas. Orang-orang keturunan Eropa Utara rentan memiliki hemokromatosis dibandingkan mereka yang berasal dari latar belakang etnis yang berbeda.
  • Jenis kelamin. Pria memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan wanita. Ini dikarenakan wanita akan kehilangan zat besi lewat menstruasi dan kehamilan, sehingga mereka tidak menyiman mineral sebanyak pria. Setelah menopause terjadi, risiko hemokromatosis pada wanita meningkat.

Kebanyakan komplikasi terjadi pada organ tubuh yang menyimpan zat besi berlebih. Kerusakan akibat hemokromatosis tersebut biasanya memengaruhi hati, pankreas, jantung, dan kulit. Beberapa contoh kerusakan yang dapat terjadi akibat hemokromatosis di antaranya adalah kerusakan hati dapat menyebabkan sirosis, yang mana merupakan jaringan parut permanen pada hati; kerusakan pankreas dapat menyebabkan perubahan pada level insulin, yang dapat mengakibatkan diabetes; gangguan sirkulasi darah dapat menyebabkan kegagalan ginjal; penumpukan zat besi di dalam jantung dapat menyebabkan ritme jantung tidak teratur; dan zat besi berlebih dapat menyebabkan warna kulit berubah menjadi abu-abu.

Read More

Jenis Alergi Lingkungan yang Perlu Diketahui

ejala alergi lingkungan berbeda-beda dari satu orang ke orang lain

Alergi lingkungan adalah sebuah respon kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang ada di sekitar Anda yang biasanya tidak berbahaya bagi kebanyak orang. Gejala alergi lingkungan berbeda-beda dari satu orang ke orang lain, namun umumnya terdiri dari bersin, batuk, dan kelelahan. Alergi lingkungan berbeda dengan alergi makanan karena alergi jenis ini bukan sebuah reaksi terhadap sesuatu yang dikonsumsi. Alih-laih, alergi lingkungan merupakan respon atas alergen pemicu yang Anda hirup atau berhubungan kontak secara langsung pada saat melakukan aktivitas sehari-hari. 

Gejala  dan jenis alergi lingkungan

Gejala alergi lingkungan yang Anda rasakan mirip dengan gejala pada saat Anda sakit demam, namun penyebabnya berbeda. Virus dapat menyebabkan demam, sementara itu alergi merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh sebagai respon terhadap zat-zat tertentu yang ada di sekitar Anda. Beberapa gejala alergi lingkungan di antaranya adalah bersin, hidung meler, sesak napas, gatal-gatal, sakit kepala, mengi, dan kelelahan. Apabila Anda adalah seorang penderita asma, gejala yang dirasakan dapat lebih parah dan bahkan mengancam nyawa. Selain itu, apabila Anda memiliki alergi musiman, gejala yang dirasakan dapat menjadi buruk pada waktu-waktu tertentu. 

Alergen adalah apapun yang dapat membuat sistem kekebalan tubuh memicu reaksi alergi. Mengetahui alergen Anda merupakan langkah pertama penting sebelum membuat rencana perawatan. Adapun beberapa alergen alergi lingkungan yang umum dijumpai di antaranya adalah:

  • Tungau debu

Tungau debu merupakan salah satu alergen alergi dalam ruang yang paling sering dijumpai. Tungau debu ini adalah serangga mikroskopik yang biasa hidup di furniture dan kasur di rumah Anda. Apabila Anda memiliki alergi tungau debu, gejala Anda akan bertambah lebih parah terutama di musim-musim semi atau panas. Ini dikarenakan tungau debu lebih suka hidup di lingkungan yang hangat dan lembap. 

  • Serbuk sari

Serbuk sari merupakan alergen alergi lingkungan lain yang umum dijumpai. Apabila Anda alergi terhadap serbuk sari, gejala seperti mata berair, tenggorokan gatal, dan bersin-bersin dapat berubah menjadi lebih parah terutama pada musim-musim di mana produksi serbuk sari meningkat. 

  • Bulu hewan peliharaan

Bulu dan air liur hewan peliharaan merupakan salah satu alergen yang umum dijumpai. Beberapa gejala alergi hewan peliharaan di antaranya adalah bersin-bersin, gatal-gatal, batuk, dan bintik-bintik. Anda bisa menderita gejala tersebut apabila Anda sedang berada di sekitar hewan. Anda juga bisa menderita gejala alergi hewan apabila berdekatan dengan orang-orang yang memiliki bulu hewan di pakaian mereka. 

  • Jamur

Spora jamur dapat menyebabkan reaksi alergi ringan hingga parah apabila Anda memiliki alergi jamur. Beberapa gejala alergi jamur di antaranya adalah batuk, kesulitan bernapas, bersin, dan kulit gatal. Jamur dapat hidup di lingkungan yang lembap, sehingga gejala yang dirasakan dapat bertambah parah pada bulan dengan cuaca lembap. Jamur biasanya dapat ditemukan di gudang atau kamar mandi. 

  • Asap rokok

Asap rokok telah ditemukan dapat mengiritasi dan memperburuk gejala alergi pada beberapa orang. Hindari merokok atau paparan asap rokok terutama apabila Anda memiliki alergi jenis ini. 

Apabila Anda merasa memiliki alergi lingkungan, hubungi dokter ahli alergi. Mereka akan bertanya seputar gejala dan riwayat medis Anda dan keluarga. Menggunakan informasi tersebut dan hasil dari pemeriksaan alergi, mereka dapat mengidentifikasi alergen tertentu yang menyebabkan gejala yang dirasakan. Setelah dokter dapat mengidentifikasi alergen Anda, mereka dapat merekomendasikan pilihan obat-obatan dan perawatan yang cocok untuk kondisi Anda.

Read More

Cara Mengobati Vertigo Sentral dengan Mengonsumsi Makanan Ini

Pusing berputar pada vertigo sentral bisa membuat penderita sulit berjalan

Vertigo sentral merupakan vertigo yang disebabkan karena adanya gangguan pada otak atau sistem saraf pusat. Pada vertigo sentral, penderita akan merasakan rasa pusing berputar seperti pada vertigo perifer, tetapi biasanya akan disertai dengan gangguan keseimbangan dan kesulitan mempertahankan satu posisi tertentu.

Rasa pusing saat vertigo kambuh dapat berlangsung selama beberapa menit, bahkan beberapa jam dan dapat datang serta pergi. Penanganan vertigo tergantung dari penyebabnya. Obat-obatan dapat meringankan gejala pusing, mual, dan mabuk perjalanan. 

Salah satu cara mencegah serangan dari vertigo yaitu menjaga pola makan. Makanan memiliki kemampuan untuk mengatur kesehatan di dalam tubuh. Menghindari beberapa jenis makanan nyatanya dapat membantu menurunkan risiko vertigo kambuh. Beberapa jenis makanan ini harus dihindari bagi penderita vertigo.

1. Makanan dengan Gula Tinggi 

Makanan dan minuman yang mengandung madu, gula pasir, gula merah seperti kue dan soda sebaiknya dihindari oleh penderita vertigo. Mengonsumsi makanan dengan gula terlalu tinggi dapat menyebabkan fluktuasi volume cairan di telinga yang meningkatkan gejala vertigo. Untuk meringankannya, pilih gula kompleks yang berasal dari kacang-kacangan, biji-bijian, kentang, atau sayuran.

2. Minuman Berkafein

Kafein yang dihadirkan dalam kopi, teh, cokelat, minuman energi, hingga soda dapat meningkatkan sensasi dengung di dalam telinga. Menghindari kafein merupakan langkah yang baik bagi penderita vertigo, termasuk vertigo sentral. Penderita vertigo dianjurkan untuk mencukupi asupan air putih yang cukup guna mengurangi pusing dan masalah ketidakseimbangan tubuh saat berpindah posisi yang memicu gejala vertigo kambuh.

3. Minuman Beralkohol 

Minuman alkohol perlu dibatasi karena dapat memengaruhi komposisi cairan di telinga dalam. Alkohol dapat memperburuk rasa pusing jika dikonsumsi oleh penderita vertigo. Pengaruh negatif dari alkohol dapat membuat tubuh dehidrasi dan membuat metabolit berbahaya bagi telinga bagian dalam dan otak. Di samping itu, alkohol juga diketahui sebagai pemicu serangan migrain yang juga menyebabkan pusing dan mual.

4. Makanan yang Mengandung Garam Terlalu Banyak

Makanan yang mengandung garam perlu dikurangi. Kandungan sodium dalam garam dapat memperburuk vertigo. Mengonsumsi garam dapat menyebabkan penahanan air berlebih di tubuh dan memengaruhi keseimbangan dan tekanan cairan di tubuh. Penderita vertigo sebaiknya menjauhi makanan tinggi sodium seperti keju, popcorn, keripik, kecap, dan makanan kaleng. 

5. Mengandung MSG

Monosodium glutamate (MSG) adalah asam glutamat yang secara alami terdapat dalam tubuh. Namun, MSG juga dapat ditemukan dalam beberapa jenis makanan dan camilan sebagai penyedap rasa tambahan. Jika makanan mengandung MSG dikonsumsi oleh penderita vertigo yang berasosiasi dengan migrain, seperti vertigo sentral, maka dapat merangsang neurotransmitter dan menyebabkan serangan vertigo kambuh.

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Vertigo

Berikut ini adalah beberapa makanan untuk penderita vertigo, yang terbukti aman dan bisa menurunkan risiko kekambuhan.

Buah Citrus

Buah jeruk, anggur, limes, dan lemon, semuanya mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi. Selain itu, antioksidan yang kuat di dalamnya telah terbukti efektif dalam mengobati beberapa bentuk penyakit vertigo bila dikombinasikan dengan glutathione.

Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba adalah jenis herbal asal Cina yang telah terbukti dapat membantu mengurangi gejala vertigo sentral. Tumbuhan ini disebut bisa melancarkan sirkulasi darah ke otak, sehingga membantu mengurangi keluhan pusing dan gangguan keseimbangan.

Jahe

Jahe dapat mengurangi keluhan yang timbul akibat vertigo. Untuk mendapatkan manfaat ini, rendam akar jahe dalam air mendidih selama 5 menit. Tuang ke gelas dan campurkan madu secukupnya. Minum dua kali sehari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Kacang Almond

Meski mekanismenya masih belum jelas, penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi kacang almond dalam jumlah cukup setiap hari dapat membantu mengatasi gejala vertigo.

***

Penyakit vertigo memang cukup menyeramkan. Namun, untungnya penyakit ini bisa dicegah dengan beberapa cara, seperti memperhatikan asupan makanan. Hal ini termasuk memastikan bahwa tekanan darah, kolesterol, berat badan, dan kadar gula darah anda berada dalam batas yang normal. Langkah tersebut dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit vertigo sentral yang dirasakan seseorang.

Read More

Jenis dari Kondisi Hernia Diafragma

Hernia diafragma adalah kondisi medis yang ditandai dengan adanya lubang pada diafragma

Hernia diafragma adalah cacat lahir di mana terdapat lubang abnormal pada diafragma Anda. Hernia diafragma adalah kelainan yang jarang terjadi. 

Diafragma adalah penghalang otot berbentuk kubah antara dada dan rongga perut Anda. Diafragma ini memisahkan jantung dan paru-paru Anda dari organ perut Anda seperti perut, usus, limpa, dan hati.

Hernia diafragma terjadi ketika satu atau lebih organ perut Anda bergerak ke atas ke dada melalui cacat atau bukaan di diafragma. Cacat jenis ini dapat muncul saat lahir atau di kemudian hari. Kondisi ini selalu menjadi kondisi darurat medis dan memerlukan pembedahan yang cepat untuk memperbaikinya.

Terdapat dua jenis hernia diafragma, yaitu:

  • Hernia diafragma kongenital (CDH)

Hernia diafragma jenis ini disebabkan oleh perkembangan diafragma yang abnormal saat janin terbentuk. Cacat diafragma janin memungkinkan satu atau lebih organ perut bergerak ke dada dan menempati ruang di mana paru-paru seharusnya berada.  Akibatnya, paru-paru tidak bisa berkembang dengan baik. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini hanya mempengaruhi satu paru-paru.

  • Hernia diafragma acquired (ADH)

Hernia diafragma ini biasanya merupakan hasil dari cedera tumpul atau penetrasi.  Kecelakaan dan jatuh lalu lintas menyebabkan sebagian besar cedera tumpul. Cedera penetrasi biasanya karena luka tusuk atau tembakan. Pembedahan pada perut atau dada juga dapat menyebabkan kerusakan tak sengaja pada diafragma Anda. Meskipun jarang, diafragma hernia dapat terjadi tanpa alasan yang diketahui dan tidak terdiagnosis selama periode waktu tertentu, sampai menjadi cukup parah untuk menyebabkan gejala.

Tingkat keparahan gejala dengan hernia diafragma dapat bervariasi tergantung pada ukuran, penyebab, dan organ yang terlibat. Beberapa gejala termasuk:

  • Sulit bernafas
  • Takipnea (pernapasan cepat)
  • Warna biru pada kulit
  • Takikardia (detak jantung cepat)
  • Bunyi usus di daerah dada
  • Perut yang kurang penuh

Kedua hernia diafragma kongenital dan acquired biasanya membutuhkan pembedahan atau operasi segera. Pembedahan harus dilakukan untuk mengangkat organ perut dari dada dan menempatkannya kembali ke perut. Dokter bedah kemudian akan memperbaiki diafragma Anda.

Saat ini, tidak ada cara yang diketahui untuk mencegah hernia diafragma. Perawatan prenatal dini dan teratur selama kehamilan penting untuk membantu mendeteksi masalah sebelum kelahiran. Hal ini memungkinkan perencanaan dan perawatan yang tepat sebelum, selama, dan setelah melahirkan.

Read More

Apa Saja Yang Menjadi Penyebab Miokarditis?

Miokarditis adalah sebuah penyakit yang ditandai dengan adanya peradangan pada otot jantung yang dikenal dengan sebutan miokardium. Otot ini bertanggung jawab dalam kontraksi dan pelemasan jantung untuk dapat memompa darah dari dank e jantung dan bagian tubuh lain. Saat otot tersebut meradang, kemampuan dalam memompa darah menjadi kurang efektif. Hal ini akan menyebabkan masalah seperti detak jantung tidak normal, rasa sakit pada dada, dan masalah dalam bernapas. Dalalm kasus-kasus yang ekstrim, miokarditis dapat menyebabkan penggumpalan darah yang dapat memicu serangan jantung atau stroke, kerusakan pada jantung akibat gagal jantung, serta kematian.

Penyebab

Biasanya, peradangan merupakan respon tubuh terhadap luka atau infeksi tertentu. Saat Anda terluka, jaringan di sekitar luka akan membengkak dan berubah warna, yang mana merupakan tanda utama peradangan. Sistem kekebalan tubuh akan memproduksi sel-sel khusus untuk menuju daerah luka dan berusaha memperbaikinya. Namun terkadang, sistem kekebalan tubuh atau penyebab lain peradangan dapat menyebabkan miokarditis.

Dalam kebanyakan kasus, penyebab utama miokarditis tidak diketahui. Apabila penyebabnya telah ditemukan, biasanya dikarenakan infeks yangi telah sampai ke otot jantung, misalnya infeksi virus, bakteri, parasite, atau jamur. Saat infeksi menyerang, sistem kekebalan tubuh akan berusaha untuk melawan dan membasmi penyakit tersebut. Hal ini menyebabkan sebuah respon peradangan yang dapat melemahkan jaringan otot jantung. Beberapa penyakit autoimun, seperti penyakit Lupus, dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jantung, yang kemudian akan menghasilkan peradangan dan kerusakan miokard. Sulit untuk benar-benar menentukan apa penyebab miokarditis, namun potensi penyebab penyakit tersebut adalah sebagai berikut:

  • Virus

Menurut Lembaga Miokarditis, virus adalah penyebab utama miokarditis. Virus yang sering menyebabkan penyakit ini adalah Coxsackievirus grup B, virus herpes manusia 6, dan Parvovirus B19 (yang menyebabkan penyakit ke lima). Kemungkinan penyebab lain adalah echovirus, virus Epstein-Barr, dan virus Rubella.

  • Bakteri

Miokarditis dapat disebabkan oleh infeksi Corynebacterium diptheriae (yang menyebabkan diphtheria, infeksi akut yang menghancurkan sel-sel tenggorokan dan tonsil) dan infeksi Staphylococcus aureus (bakteri yang dapat menyebabkan impetigo dan dapat menjadi strain yang resisten terhadap methicillin (MRSA)).

  • Jamur

Infeksi jamur dapat menyebabkan miokarditis

  • Parasit

Parasit adalah sebuah mikroorganisme yang hidup di organisme lain untuk dapat terus hidup. Parasit juga dapat menyebabkan miokarditis. Kondisi ini lebih sering terjadi di Amerika Selatan dan Tengah di mana parasite Trypanosoma cruzi banyak ditemukan dan dapat menyebabkan sebuah kondisi bernama penyakit Chagas.

Gejala yang perlu diwaspadai

Yang paling membahayakan dari miokarditis adalah kondisi ini dapat menyerang siapa saja, tidak peduli usia dan jenis kelamin, dan tanpa menunjukkan gejala apapun pada tahap awal. Apabila gejala tersebut kemudian berkembang, gejala yang dirasakan mirip dengan penyakit flu, seperti badan terasa lelah, sesak napas, demam, sakit persendian, pembengkakan bagian tubuh bawah, dan rasa sakit di dada.

Dalam banyak kasus, miokarditis dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis khusus, sama halnya dengan luka hores. Bahkan dalam kasus-kasus yang telah berkembang dalam waktu lama jarang menyebabkan gejala gagal jantung tiba-tiba. Namun, secara diam-diam, miokardiatis dapat merusak otot jantung di mana gejala gagal jantung dapat muncul secara perlahan seiring bertambahnya usia. Jantung juga akan menunjukkan adanya “perjuangan” dalam hal fungsi kerjanya, dengan tanda-tanda seperti sakit dada, sesak napas, palpitasi jantung, dan gagal jantung menghantui.

Read More

Menjalani New Normal, Apa yang Perlu Diketahui?

Menerapkan new normal adalah cara baru untuk memulai hidup dengan adanya pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti orang-orang bisa beraktivitas seenaknya di luar rumah

Sekitar dua bulan yang lalu, virus Corona atau Covid-19 melanda Indonesia dan jumlah kasusnya terus bertambah setiap hari. Oleh karena itu, PSBB telah diberlakukan. Meskipun demikian, orang-orang tetap bisa bekerja di luar rumah, karena sejumlah sektor diizinkan untuk beroperasi demi memulihkan ekonomi. Mereka pun harus menjalani kehidupan yang baru, atau yang disebut sebagai “new normal” dimana aturan masih diberlakukan seperti menggunakan masker ketika datang ke sekolah.

Kasus Covid-19 Di Indonesia

Hingga tanggal 25 Mei 2020, jumlah kasus virus Corona sudah mencapai 22.750 kasus. Hal tersebut mengakibatkan jumlah kematian sebanyak 1.391 orang, namun 5.642 orang dinyatakan sembuh.

Penerapan New Normal

Idealnya, new normal dapat diterapkan jika jumlah kasus yang terjadi, terus mengalami penurunan. Namun, di Indonesia masih terus mengalami jumlah kasus yang cukup banyak, yaitu berkisar antara 400 sampai 600 setiap hari.

Meskipun demikian, orang-orang dapat kembali bekerja, namun jumlah karyawan yang masuk tentunya akan dibatasi. Selain itu, orang-orang yang berusia di bawah 45 tahun diperbolehkan untuk bekerja di luar rumah, karena orang yang berusia 45 tahun ke atas adalah kelompok yang lebih rentan terhadap virus Corona.

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui saat new normal diterapkan:Rajin mencuci tangan dengan sabun yang dilakukan setidaknya selama 20 detik.

  1. Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan tidak bersih.
  2. Bawa hand sanitizer jika Anda bepergian ke suatu tempat.
  3. Gunakan masker ketika berada di luar rumah.
  4. Jika berkendara, pastikan untuk ikuti aturan yang diterapkan seperti membatasi jumlah penumpang.
  5. Tetap menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter.
  6. Jangan terlalu lama untuk melakukan aktivitas di luar rumah.
  7. Sediakan kebutuhan di rumah untuk jangka waktu satu minggu atau satu bulan untuk menghemat waktu di supermarket atau tempat-tempat yang menyediakan kebutuhan.
  8. Jika ingin berkumpul dengan teman, sebaiknya bersosialisasi secara online.
  9. Berolahraga secara teratur.
  10. Mengkonsumsi makanan yang sehat.
  11. Konsumsi obat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama pandemi berlangsung.

Di beberapa negara seperti Italia, Perancis, Australia, dan New Zealand sudah melonggarkan lockdown dimana sejumlah toko seperti kafe boleh dibuka kembali, namun masih tetap membatasi jumlah pengunjung.

Secara bertahap, aturan di negara-negara akan semakin dilonggarkan, jika penyebaran virus tidak terjadi secara masif.

Alasan Masih Adanya Pembatasan

Setiap orang perlu mematuhi aturan yang ada selama new normal berlangsung. Jika tidak, maka penyebaran virus Corona bisa semakin meningkat. Hal tersebut masih terjadi di Indonesia. Banyak warga yang masih nekat untuk keluar rumah karena tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk merayakan Idul Fitri dengan mengadakan sholat di masjid.

Tidak hanya di Indonesia, Korea Selatan juga mengalami hal yang sama. Korea Selatan telah mencatat jumlah kasus Corona yang sangat kecil setiap hari, namun kembali menghadapi gelombang infeksi karena ramainya pengunjung di sebuah klub.

Korea Selatan mencatat adanya laporan kasus Covid-19, yang berasal dari klub di Itaewon, Seoul. Di klub tersebut, terdapat banyaknya jumlah pengunjung sehingga menyebabkan 162 orang terindikasi positif Covid-19.

Kesimpulan
Menerapkan new normal adalah cara baru untuk memulai hidup dengan adanya pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti orang-orang bisa beraktivitas seenaknya di luar rumah, karena masih diterapkan pembatasan. New normal diperlukan untuk memulihkan ekonomi di Indonesia. Selain itu, belum semua sektor atau karyawan diizinkan untuk menjalani usaha.

Read More

Mengenal Megalomania Serta Cara Pengobatannya

Apakah Anda pernah mendengar istilah megalomania? Sebutan lain untuk megalomania adalah delusions of grandeur, suatu gangguan kejiwaan yang membuat penderitanya haus kekuasaan.

Gangguan ini termasuk masalah kejiwaan yang cukup serius, sebab penderitanya tidak bisa membedakan mana yang nyata dan tidak. Sehingga sering kali penderita megalomania merasa memiliki kekuasaan, kekayaan, atau kecerdasan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Biasanya, penderita megalomania akan menganggap dirinya kaya raya, selebritas, atau penemu yang hebat.

Seseorang dengan delusions of grandeur cenderung memprioritaskan dirinya dan menganggap rendah orang di sekitar, bahkan cenderung mengeksploitasi.

Sampai saat ini, penyebab megalomania belum diketahui secara pasti. Para ahli mengatakan bahwa adanya penyakit kejiwaan dalam keluarga, tidak seimbangnya neurotransmitter di otak, stres, kurang interaksi sosial, hingga penyalahgunaan narkoba, dapat menjadi pemicu megalomania.

Penyakit ini juga kerap muncul sebagai gejala dari gangguan mental lainnya, seperti bipolar dan skizofrenia.

Tanda-tanda megalomania

Beberapa tanda atau ciri utama dari megalomania adalah memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi, self centered, kurang empati, juga delusi. Mereka delusi tentang kehebatan, superioritas, juga delusi mempunyai relasi dan kekuatan yang hebat. Seseorang dengan megalomania juga memiliki cara berpikir yang tidak masuk akal, mudah marah, selalu merasa benar, mood swing, serta suka membesar-besarkan sesuatu.

Jadi, dapat dikatakan bahwa megalomania merupakan bagian dari narsisme. Orang yang mengalami megalomania ingin semua hal berpusat pada dirinya.

Kasus yang cukup parah, orang dengan megalomania kadang menganggap dirinya sebagai pemimpin agama atau utusan Tuhan. Superioritas yang mengarah pada dirinya dan tidak mampu melihat kenyataan, menyebabkan hal tersebut. Mereka bahkan tidak segan menantang orang-orang yang menyatakan bahwa dirinya salah.

Dalam rangka memenuhi egosentrisnya, penderita megalomania tidak segan untuk memutarbalikkan fakta. Mereka juga, dengan berbagai cara, akan mempertahankan ide-ide yang dimiliki. Demi menjaga atmosfer tersebut, orang dengan megalomania lebih suka berkumpul dengan orang-orang yang tidak lebih pandai darinya.

Terapi bagi penderita megalomania

Tidak mudah untuk mengatasi penyakit delusi seperti megalomania ini, karena penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya menderita gangguan kejiwaan. Dan sering kali penderita delusions of grandeur menolak saat akan dilakukan perawatan.

Namun, bila Anda memiliki keluarga atau kerabat yang menderita megalomania, upayakan untuk mengajaknya berkonsultasi dengan profesional, dalam hal ini dokter spesialis kejiwaan.

Umumnya, dokter spesialis kejiwaan akan memberikan resep obat untuk mengatasi gejala psikotik serta depresi yang muncul. Tentu saja disesuaikan dengan kondisi pasien yang bersangkutan. Metode ini akan membantu penderita megalomania, namun tidak dapat menyelesaikan masalah seutuhnya.

Penderita megalomania juga perlu menjalani terapi kesehatan mental. Dengan menjalani terapi, diharapkan penderita delusions of grandeur ini dapat lebih mengenal dirinya sendiri.

Bila ia telah mengenal dirinya, harapan lebih lanjut, ia dapat menyadari ada yang keliru dengan perilaku narsisme yang ada pada dirinya. Sehingga muncul keinginan untuk mengubah perilaku dan mengatasi narsisme tersebut.

Pada dasarnya, manusia memang memiliki kecenderungan self centered, sebab semua orang memiliki ego. Namun bila ada tanda-tanda seperti di atas, mungkin Anda perlu waspada.

Tentu tidak disarankan mendiagnosis diri sendiri, sehingga bila Anda memiliki ciri-ciri delusi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan. Anda perlu tahu bahwa Anda tidak sendirian, masih ada orang yang sama-sama mengalami hal tersebut, sehingga Anda tidak perlu takut.

Read More