Category Penyakit

Cara Mengobati Vertigo Sentral dengan Mengonsumsi Makanan Ini

Pusing berputar pada vertigo sentral bisa membuat penderita sulit berjalan

Vertigo sentral merupakan vertigo yang disebabkan karena adanya gangguan pada otak atau sistem saraf pusat. Pada vertigo sentral, penderita akan merasakan rasa pusing berputar seperti pada vertigo perifer, tetapi biasanya akan disertai dengan gangguan keseimbangan dan kesulitan mempertahankan satu posisi tertentu.

Rasa pusing saat vertigo kambuh dapat berlangsung selama beberapa menit, bahkan beberapa jam dan dapat datang serta pergi. Penanganan vertigo tergantung dari penyebabnya. Obat-obatan dapat meringankan gejala pusing, mual, dan mabuk perjalanan. 

Salah satu cara mencegah serangan dari vertigo yaitu menjaga pola makan. Makanan memiliki kemampuan untuk mengatur kesehatan di dalam tubuh. Menghindari beberapa jenis makanan nyatanya dapat membantu menurunkan risiko vertigo kambuh. Beberapa jenis makanan ini harus dihindari bagi penderita vertigo.

1. Makanan dengan Gula Tinggi 

Makanan dan minuman yang mengandung madu, gula pasir, gula merah seperti kue dan soda sebaiknya dihindari oleh penderita vertigo. Mengonsumsi makanan dengan gula terlalu tinggi dapat menyebabkan fluktuasi volume cairan di telinga yang meningkatkan gejala vertigo. Untuk meringankannya, pilih gula kompleks yang berasal dari kacang-kacangan, biji-bijian, kentang, atau sayuran.

2. Minuman Berkafein

Kafein yang dihadirkan dalam kopi, teh, cokelat, minuman energi, hingga soda dapat meningkatkan sensasi dengung di dalam telinga. Menghindari kafein merupakan langkah yang baik bagi penderita vertigo, termasuk vertigo sentral. Penderita vertigo dianjurkan untuk mencukupi asupan air putih yang cukup guna mengurangi pusing dan masalah ketidakseimbangan tubuh saat berpindah posisi yang memicu gejala vertigo kambuh.

3. Minuman Beralkohol 

Minuman alkohol perlu dibatasi karena dapat memengaruhi komposisi cairan di telinga dalam. Alkohol dapat memperburuk rasa pusing jika dikonsumsi oleh penderita vertigo. Pengaruh negatif dari alkohol dapat membuat tubuh dehidrasi dan membuat metabolit berbahaya bagi telinga bagian dalam dan otak. Di samping itu, alkohol juga diketahui sebagai pemicu serangan migrain yang juga menyebabkan pusing dan mual.

4. Makanan yang Mengandung Garam Terlalu Banyak

Makanan yang mengandung garam perlu dikurangi. Kandungan sodium dalam garam dapat memperburuk vertigo. Mengonsumsi garam dapat menyebabkan penahanan air berlebih di tubuh dan memengaruhi keseimbangan dan tekanan cairan di tubuh. Penderita vertigo sebaiknya menjauhi makanan tinggi sodium seperti keju, popcorn, keripik, kecap, dan makanan kaleng. 

5. Mengandung MSG

Monosodium glutamate (MSG) adalah asam glutamat yang secara alami terdapat dalam tubuh. Namun, MSG juga dapat ditemukan dalam beberapa jenis makanan dan camilan sebagai penyedap rasa tambahan. Jika makanan mengandung MSG dikonsumsi oleh penderita vertigo yang berasosiasi dengan migrain, seperti vertigo sentral, maka dapat merangsang neurotransmitter dan menyebabkan serangan vertigo kambuh.

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Vertigo

Berikut ini adalah beberapa makanan untuk penderita vertigo, yang terbukti aman dan bisa menurunkan risiko kekambuhan.

Buah Citrus

Buah jeruk, anggur, limes, dan lemon, semuanya mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi. Selain itu, antioksidan yang kuat di dalamnya telah terbukti efektif dalam mengobati beberapa bentuk penyakit vertigo bila dikombinasikan dengan glutathione.

Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba adalah jenis herbal asal Cina yang telah terbukti dapat membantu mengurangi gejala vertigo sentral. Tumbuhan ini disebut bisa melancarkan sirkulasi darah ke otak, sehingga membantu mengurangi keluhan pusing dan gangguan keseimbangan.

Jahe

Jahe dapat mengurangi keluhan yang timbul akibat vertigo. Untuk mendapatkan manfaat ini, rendam akar jahe dalam air mendidih selama 5 menit. Tuang ke gelas dan campurkan madu secukupnya. Minum dua kali sehari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Kacang Almond

Meski mekanismenya masih belum jelas, penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi kacang almond dalam jumlah cukup setiap hari dapat membantu mengatasi gejala vertigo.

***

Penyakit vertigo memang cukup menyeramkan. Namun, untungnya penyakit ini bisa dicegah dengan beberapa cara, seperti memperhatikan asupan makanan. Hal ini termasuk memastikan bahwa tekanan darah, kolesterol, berat badan, dan kadar gula darah anda berada dalam batas yang normal. Langkah tersebut dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit vertigo sentral yang dirasakan seseorang.

Read More

Jenis dari Kondisi Hernia Diafragma

Hernia diafragma adalah kondisi medis yang ditandai dengan adanya lubang pada diafragma

Hernia diafragma adalah cacat lahir di mana terdapat lubang abnormal pada diafragma Anda. Hernia diafragma adalah kelainan yang jarang terjadi. 

Diafragma adalah penghalang otot berbentuk kubah antara dada dan rongga perut Anda. Diafragma ini memisahkan jantung dan paru-paru Anda dari organ perut Anda seperti perut, usus, limpa, dan hati.

Hernia diafragma terjadi ketika satu atau lebih organ perut Anda bergerak ke atas ke dada melalui cacat atau bukaan di diafragma. Cacat jenis ini dapat muncul saat lahir atau di kemudian hari. Kondisi ini selalu menjadi kondisi darurat medis dan memerlukan pembedahan yang cepat untuk memperbaikinya.

Terdapat dua jenis hernia diafragma, yaitu:

  • Hernia diafragma kongenital (CDH)

Hernia diafragma jenis ini disebabkan oleh perkembangan diafragma yang abnormal saat janin terbentuk. Cacat diafragma janin memungkinkan satu atau lebih organ perut bergerak ke dada dan menempati ruang di mana paru-paru seharusnya berada.  Akibatnya, paru-paru tidak bisa berkembang dengan baik. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini hanya mempengaruhi satu paru-paru.

  • Hernia diafragma acquired (ADH)

Hernia diafragma ini biasanya merupakan hasil dari cedera tumpul atau penetrasi.  Kecelakaan dan jatuh lalu lintas menyebabkan sebagian besar cedera tumpul. Cedera penetrasi biasanya karena luka tusuk atau tembakan. Pembedahan pada perut atau dada juga dapat menyebabkan kerusakan tak sengaja pada diafragma Anda. Meskipun jarang, diafragma hernia dapat terjadi tanpa alasan yang diketahui dan tidak terdiagnosis selama periode waktu tertentu, sampai menjadi cukup parah untuk menyebabkan gejala.

Tingkat keparahan gejala dengan hernia diafragma dapat bervariasi tergantung pada ukuran, penyebab, dan organ yang terlibat. Beberapa gejala termasuk:

  • Sulit bernafas
  • Takipnea (pernapasan cepat)
  • Warna biru pada kulit
  • Takikardia (detak jantung cepat)
  • Bunyi usus di daerah dada
  • Perut yang kurang penuh

Kedua hernia diafragma kongenital dan acquired biasanya membutuhkan pembedahan atau operasi segera. Pembedahan harus dilakukan untuk mengangkat organ perut dari dada dan menempatkannya kembali ke perut. Dokter bedah kemudian akan memperbaiki diafragma Anda.

Saat ini, tidak ada cara yang diketahui untuk mencegah hernia diafragma. Perawatan prenatal dini dan teratur selama kehamilan penting untuk membantu mendeteksi masalah sebelum kelahiran. Hal ini memungkinkan perencanaan dan perawatan yang tepat sebelum, selama, dan setelah melahirkan.

Read More

Apa Saja Yang Menjadi Penyebab Miokarditis?

Miokarditis adalah sebuah penyakit yang ditandai dengan adanya peradangan pada otot jantung yang dikenal dengan sebutan miokardium. Otot ini bertanggung jawab dalam kontraksi dan pelemasan jantung untuk dapat memompa darah dari dank e jantung dan bagian tubuh lain. Saat otot tersebut meradang, kemampuan dalam memompa darah menjadi kurang efektif. Hal ini akan menyebabkan masalah seperti detak jantung tidak normal, rasa sakit pada dada, dan masalah dalam bernapas. Dalalm kasus-kasus yang ekstrim, miokarditis dapat menyebabkan penggumpalan darah yang dapat memicu serangan jantung atau stroke, kerusakan pada jantung akibat gagal jantung, serta kematian.

Penyebab

Biasanya, peradangan merupakan respon tubuh terhadap luka atau infeksi tertentu. Saat Anda terluka, jaringan di sekitar luka akan membengkak dan berubah warna, yang mana merupakan tanda utama peradangan. Sistem kekebalan tubuh akan memproduksi sel-sel khusus untuk menuju daerah luka dan berusaha memperbaikinya. Namun terkadang, sistem kekebalan tubuh atau penyebab lain peradangan dapat menyebabkan miokarditis.

Dalam kebanyakan kasus, penyebab utama miokarditis tidak diketahui. Apabila penyebabnya telah ditemukan, biasanya dikarenakan infeks yangi telah sampai ke otot jantung, misalnya infeksi virus, bakteri, parasite, atau jamur. Saat infeksi menyerang, sistem kekebalan tubuh akan berusaha untuk melawan dan membasmi penyakit tersebut. Hal ini menyebabkan sebuah respon peradangan yang dapat melemahkan jaringan otot jantung. Beberapa penyakit autoimun, seperti penyakit Lupus, dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jantung, yang kemudian akan menghasilkan peradangan dan kerusakan miokard. Sulit untuk benar-benar menentukan apa penyebab miokarditis, namun potensi penyebab penyakit tersebut adalah sebagai berikut:

  • Virus

Menurut Lembaga Miokarditis, virus adalah penyebab utama miokarditis. Virus yang sering menyebabkan penyakit ini adalah Coxsackievirus grup B, virus herpes manusia 6, dan Parvovirus B19 (yang menyebabkan penyakit ke lima). Kemungkinan penyebab lain adalah echovirus, virus Epstein-Barr, dan virus Rubella.

  • Bakteri

Miokarditis dapat disebabkan oleh infeksi Corynebacterium diptheriae (yang menyebabkan diphtheria, infeksi akut yang menghancurkan sel-sel tenggorokan dan tonsil) dan infeksi Staphylococcus aureus (bakteri yang dapat menyebabkan impetigo dan dapat menjadi strain yang resisten terhadap methicillin (MRSA)).

  • Jamur

Infeksi jamur dapat menyebabkan miokarditis

  • Parasit

Parasit adalah sebuah mikroorganisme yang hidup di organisme lain untuk dapat terus hidup. Parasit juga dapat menyebabkan miokarditis. Kondisi ini lebih sering terjadi di Amerika Selatan dan Tengah di mana parasite Trypanosoma cruzi banyak ditemukan dan dapat menyebabkan sebuah kondisi bernama penyakit Chagas.

Gejala yang perlu diwaspadai

Yang paling membahayakan dari miokarditis adalah kondisi ini dapat menyerang siapa saja, tidak peduli usia dan jenis kelamin, dan tanpa menunjukkan gejala apapun pada tahap awal. Apabila gejala tersebut kemudian berkembang, gejala yang dirasakan mirip dengan penyakit flu, seperti badan terasa lelah, sesak napas, demam, sakit persendian, pembengkakan bagian tubuh bawah, dan rasa sakit di dada.

Dalam banyak kasus, miokarditis dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis khusus, sama halnya dengan luka hores. Bahkan dalam kasus-kasus yang telah berkembang dalam waktu lama jarang menyebabkan gejala gagal jantung tiba-tiba. Namun, secara diam-diam, miokardiatis dapat merusak otot jantung di mana gejala gagal jantung dapat muncul secara perlahan seiring bertambahnya usia. Jantung juga akan menunjukkan adanya “perjuangan” dalam hal fungsi kerjanya, dengan tanda-tanda seperti sakit dada, sesak napas, palpitasi jantung, dan gagal jantung menghantui.

Read More

Menjalani New Normal, Apa yang Perlu Diketahui?

Menerapkan new normal adalah cara baru untuk memulai hidup dengan adanya pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti orang-orang bisa beraktivitas seenaknya di luar rumah

Sekitar dua bulan yang lalu, virus Corona atau Covid-19 melanda Indonesia dan jumlah kasusnya terus bertambah setiap hari. Oleh karena itu, PSBB telah diberlakukan. Meskipun demikian, orang-orang tetap bisa bekerja di luar rumah, karena sejumlah sektor diizinkan untuk beroperasi demi memulihkan ekonomi. Mereka pun harus menjalani kehidupan yang baru, atau yang disebut sebagai “new normal” dimana aturan masih diberlakukan seperti menggunakan masker ketika datang ke sekolah.

Kasus Covid-19 Di Indonesia

Hingga tanggal 25 Mei 2020, jumlah kasus virus Corona sudah mencapai 22.750 kasus. Hal tersebut mengakibatkan jumlah kematian sebanyak 1.391 orang, namun 5.642 orang dinyatakan sembuh.

Penerapan New Normal

Idealnya, new normal dapat diterapkan jika jumlah kasus yang terjadi, terus mengalami penurunan. Namun, di Indonesia masih terus mengalami jumlah kasus yang cukup banyak, yaitu berkisar antara 400 sampai 600 setiap hari.

Meskipun demikian, orang-orang dapat kembali bekerja, namun jumlah karyawan yang masuk tentunya akan dibatasi. Selain itu, orang-orang yang berusia di bawah 45 tahun diperbolehkan untuk bekerja di luar rumah, karena orang yang berusia 45 tahun ke atas adalah kelompok yang lebih rentan terhadap virus Corona.

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui saat new normal diterapkan:Rajin mencuci tangan dengan sabun yang dilakukan setidaknya selama 20 detik.

  1. Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan tidak bersih.
  2. Bawa hand sanitizer jika Anda bepergian ke suatu tempat.
  3. Gunakan masker ketika berada di luar rumah.
  4. Jika berkendara, pastikan untuk ikuti aturan yang diterapkan seperti membatasi jumlah penumpang.
  5. Tetap menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter.
  6. Jangan terlalu lama untuk melakukan aktivitas di luar rumah.
  7. Sediakan kebutuhan di rumah untuk jangka waktu satu minggu atau satu bulan untuk menghemat waktu di supermarket atau tempat-tempat yang menyediakan kebutuhan.
  8. Jika ingin berkumpul dengan teman, sebaiknya bersosialisasi secara online.
  9. Berolahraga secara teratur.
  10. Mengkonsumsi makanan yang sehat.
  11. Konsumsi obat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama pandemi berlangsung.

Di beberapa negara seperti Italia, Perancis, Australia, dan New Zealand sudah melonggarkan lockdown dimana sejumlah toko seperti kafe boleh dibuka kembali, namun masih tetap membatasi jumlah pengunjung.

Secara bertahap, aturan di negara-negara akan semakin dilonggarkan, jika penyebaran virus tidak terjadi secara masif.

Alasan Masih Adanya Pembatasan

Setiap orang perlu mematuhi aturan yang ada selama new normal berlangsung. Jika tidak, maka penyebaran virus Corona bisa semakin meningkat. Hal tersebut masih terjadi di Indonesia. Banyak warga yang masih nekat untuk keluar rumah karena tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk merayakan Idul Fitri dengan mengadakan sholat di masjid.

Tidak hanya di Indonesia, Korea Selatan juga mengalami hal yang sama. Korea Selatan telah mencatat jumlah kasus Corona yang sangat kecil setiap hari, namun kembali menghadapi gelombang infeksi karena ramainya pengunjung di sebuah klub.

Korea Selatan mencatat adanya laporan kasus Covid-19, yang berasal dari klub di Itaewon, Seoul. Di klub tersebut, terdapat banyaknya jumlah pengunjung sehingga menyebabkan 162 orang terindikasi positif Covid-19.

Kesimpulan
Menerapkan new normal adalah cara baru untuk memulai hidup dengan adanya pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti orang-orang bisa beraktivitas seenaknya di luar rumah, karena masih diterapkan pembatasan. New normal diperlukan untuk memulihkan ekonomi di Indonesia. Selain itu, belum semua sektor atau karyawan diizinkan untuk menjalani usaha.

Read More

Mengenal Megalomania Serta Cara Pengobatannya

Apakah Anda pernah mendengar istilah megalomania? Sebutan lain untuk megalomania adalah delusions of grandeur, suatu gangguan kejiwaan yang membuat penderitanya haus kekuasaan.

Gangguan ini termasuk masalah kejiwaan yang cukup serius, sebab penderitanya tidak bisa membedakan mana yang nyata dan tidak. Sehingga sering kali penderita megalomania merasa memiliki kekuasaan, kekayaan, atau kecerdasan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Biasanya, penderita megalomania akan menganggap dirinya kaya raya, selebritas, atau penemu yang hebat.

Seseorang dengan delusions of grandeur cenderung memprioritaskan dirinya dan menganggap rendah orang di sekitar, bahkan cenderung mengeksploitasi.

Sampai saat ini, penyebab megalomania belum diketahui secara pasti. Para ahli mengatakan bahwa adanya penyakit kejiwaan dalam keluarga, tidak seimbangnya neurotransmitter di otak, stres, kurang interaksi sosial, hingga penyalahgunaan narkoba, dapat menjadi pemicu megalomania.

Penyakit ini juga kerap muncul sebagai gejala dari gangguan mental lainnya, seperti bipolar dan skizofrenia.

Tanda-tanda megalomania

Beberapa tanda atau ciri utama dari megalomania adalah memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi, self centered, kurang empati, juga delusi. Mereka delusi tentang kehebatan, superioritas, juga delusi mempunyai relasi dan kekuatan yang hebat. Seseorang dengan megalomania juga memiliki cara berpikir yang tidak masuk akal, mudah marah, selalu merasa benar, mood swing, serta suka membesar-besarkan sesuatu.

Jadi, dapat dikatakan bahwa megalomania merupakan bagian dari narsisme. Orang yang mengalami megalomania ingin semua hal berpusat pada dirinya.

Kasus yang cukup parah, orang dengan megalomania kadang menganggap dirinya sebagai pemimpin agama atau utusan Tuhan. Superioritas yang mengarah pada dirinya dan tidak mampu melihat kenyataan, menyebabkan hal tersebut. Mereka bahkan tidak segan menantang orang-orang yang menyatakan bahwa dirinya salah.

Dalam rangka memenuhi egosentrisnya, penderita megalomania tidak segan untuk memutarbalikkan fakta. Mereka juga, dengan berbagai cara, akan mempertahankan ide-ide yang dimiliki. Demi menjaga atmosfer tersebut, orang dengan megalomania lebih suka berkumpul dengan orang-orang yang tidak lebih pandai darinya.

Terapi bagi penderita megalomania

Tidak mudah untuk mengatasi penyakit delusi seperti megalomania ini, karena penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya menderita gangguan kejiwaan. Dan sering kali penderita delusions of grandeur menolak saat akan dilakukan perawatan.

Namun, bila Anda memiliki keluarga atau kerabat yang menderita megalomania, upayakan untuk mengajaknya berkonsultasi dengan profesional, dalam hal ini dokter spesialis kejiwaan.

Umumnya, dokter spesialis kejiwaan akan memberikan resep obat untuk mengatasi gejala psikotik serta depresi yang muncul. Tentu saja disesuaikan dengan kondisi pasien yang bersangkutan. Metode ini akan membantu penderita megalomania, namun tidak dapat menyelesaikan masalah seutuhnya.

Penderita megalomania juga perlu menjalani terapi kesehatan mental. Dengan menjalani terapi, diharapkan penderita delusions of grandeur ini dapat lebih mengenal dirinya sendiri.

Bila ia telah mengenal dirinya, harapan lebih lanjut, ia dapat menyadari ada yang keliru dengan perilaku narsisme yang ada pada dirinya. Sehingga muncul keinginan untuk mengubah perilaku dan mengatasi narsisme tersebut.

Pada dasarnya, manusia memang memiliki kecenderungan self centered, sebab semua orang memiliki ego. Namun bila ada tanda-tanda seperti di atas, mungkin Anda perlu waspada.

Tentu tidak disarankan mendiagnosis diri sendiri, sehingga bila Anda memiliki ciri-ciri delusi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan. Anda perlu tahu bahwa Anda tidak sendirian, masih ada orang yang sama-sama mengalami hal tersebut, sehingga Anda tidak perlu takut.

Read More

Pandemi Corona: Apa Yang Perlu Dilakukan?

Virus Corona atau COVID-19 telah menyebar ke setiap negara. Sudah terdapat lebih dari 800.000 kasus virus Corona di dunia. Oleh karena itu, beberapa negara seperti Malaysia dan Italia telah menerapkan ‘Lockdown’, sementara Indonesia menerapkan melakukan Social Distancing atau Physical Distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona. Pandemi Corona perlu diperhatikan masyarakat untuk memastikan mereka tetap berada di rumah untuk melindungi diri.

Hingga hari Rabu, 1 April 2020, sudah ada 1.677 kasus di Indonesia dan mengakibatkan 157 orang meninggal dunia. Oleh karena itu, Presiden Jokowi telah menerapkan Social Distancing berskala besar untuk mencegah terjadinya penyebaran virus di Indonesia. Jika Anda punya anak, maka Anda perlu ajari anak agar dapat memahami pandemi Corona.

Tentunya Anda dapat memberikan arahan yang tepat kepada anak Anda agar mereka memahami pandemi Corona. Selain itu, untuk memberi pemahaman kepada anak tentang virus Corona, Anda sebaiknya melakukan cara sebagai berikut:

  • Memberikan pengetahuan

Cara yang paling umum adalah dengan memberitahu anak tentang wabah Corona. Anda dapat memberitahu anak Anda apa yang sebaiknya dilakukan dan apa yang sebaiknya untuk tidak dilakukan untuk mencegah Corona.

Anda juga sebaiknya cari informasi tentang virus Corona dari sumber resmi seperti Kementerian Kesehatan RI atau WHO agar Anda dapat membekali diri dengan ilmu yang kemudian akan dibagikan kepada anak Anda.

  • Tanyakan tentang apa yang dipahami

Anda tidak hanya memberikan informasi terkait pandemi Corona kepada anak, namun Anda juga sebaiknya tanyakan kembali kepada Anak tentang apa yang telah dia ketahui. Hal tersebut dapat membantu anak agar menjadi kritis tentang virus Corona.

  • Mendengarkan percakapan anak

Setelah mendengarkan apa yang Anda katakan tentang virus Corona, mungkin si anak bertanya-tanya tentang virus Corona. Oleh karena itu, Anda dapat menjawabnya sesuai kebutuhan anak seperti perlu lakukan sesuatu untuk mencegah virus Corona.

  • Bersikap jujur mengenai informasi yang belum ada

Jika Anda memberitahu anak tentang virus Corona, Anda tentunya diharapkan untuk berkata dengan jujur. Bila Anda belum tahu sebagian informasi terkait virus Corona, Anda bisa bilang kepada anak bahwa Anda memang belum tahu sebagian informasi. Oleh karena itu, Anda sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya tentang virus Corona.

  • Bicara dengan jelas, namun menenangkan

Anda sebaiknya bicara dengan jelas, namun terdengar menenangkan bagi anak. Maksudnya, Anda memang perlu bicarakan dengan jujur atau sesuai informasi yang Anda dapatkan, namun bicarakan dengan baik-baik kepada anak agar anak tidak merasa panik ketika mendengarkan apa yang dibicarakan.

  • Pahami reaksi anak

Jika anak merasa cemas atau takut setelah mendengarkan informasi yang Anda berikan tentang virus Corona, itu merupakan hal yang wajar. Anda sebaiknya tenangkan anak Anda dengan memberitahu bahwa orang-orang yang tertular Corona disebabkan karena melakukan kontak fisik, dan katakan bahwa sebaiknya tetap berada di rumah untuk mencegah virus Corona.

  • Ajari langkah pencegahan

Selain hanya memberitahu anak tentang virus Corona, ada baiknya Anda ajarkan cara agar anak terlindungi dari virus Corona seperti memastikan anak mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun. Anda juga dapat menunjukkan langkah-langkah untuk mencegah virus Corona kepada anak melalui video.

  • Memberikan informasi positif tentang virus Corona

Salah satu cara untuk menenangkan anak jika mereka sudah mendengarkan informasi terkait virus Corona adalah dengan memberikan informasi positif. Contohnya, Anda dapat memberitahu bahwa dokter telah melakukan upaya untuk membuat obat atau vaksin Corona.

  • Awasi anak ketika mengakses informasi

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah untuk memastikan anak Anda mendapatkan informasi yang benar tentang virus Corona. Anda perlu memastikan bahwa anak Anda tidak mendapatkan berita hoaks tentang virus Corona.

  • Lakukan hal-hal menyenangkan di rumah

Anda dapat mengajak anak Anda untuk melakukan hal-hal menyenangkan di rumah seperti bermain video game atau berolahraga di rumah.

Pandemi Corona merupakan hal yang serius untuk ditangani. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menjaga anak Anda agar tetap berada di rumah untuk melindungi diri dari virus Corona.

Read More

Bahaya Perokok Pasif

Perokok pasif memiliki peluang yang besar untuk terkena dampak negatif dari kegiatan merokok.

Perokok pasif adalah individu yang menghirup asap tembakau atau rokok orang lain. Meskipun tidak bukan perokok, non-perokok memiliki resiko terkena kanker paru-paru dan juga dapat meningkatkan resiko kanker lain termasuk laring (kotak suara) dan faring (tenggorokan atas).

Selain itu, dampak lainnya asap rokok pada perokok pasif termasuk meningkatkan resiko  penyakit pernapasan pada anak-anak, termasuk asma, bronkitis, dan pneumonia.

Asap rokok yang berada di dalam ruangan cenderung menggantung di udara. Berbeda dengan asap dari panas, asap rokok mendingin dengan cepat, sehingga membuatnya berhenti naik ke atas. Dikarenakan asap lebih berat daripada udara, asap tersebut akan bergerak turun.

Lalu jika Anda merokok di dalam ruangan, artinya Anda akan menciptakan awan asap rendah yang akan dihirup oleh orang di sekitar Anda dan secara tidak langsung menjadikan mereka sebagai perokok pasif.

Asap tembakau atau rokok mengandung sekitar 7.000 bahan kimia, yang terdiri dari partikel dan gas, fan dari 70 di antaranya diketahui dapat menyebabkan kanker. Perokok pasif telah dikonfirmasi sebagai penyebab kanker paru-paru pada manusia oleh beberapa otoritas kesehatan terkemuka.

Satu-satunya cara Anda untuk melindungi teman dan keluarga Anda sebagai perokok pasif adalah dengan menjaga lingkungan di sekitar mereka bebas dari asap rokok.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah berhenti merokok, namun jika Anda tidak siap untuk berhenti, usahakan untuk menjauhkan asap rokok dari orang lain dan jangan pernah merokok di dalam ruangan atau di dalam mobil.

Kebanyakan asap rokok tidak terlihat dan tidak berbau, jadi seberapa hati-hatinya pun Anda merokok, pikirkanlah orang-orang di sekitar Anda yang akan menghirup racun berbahaya.

Asap rokok sendiri dapat bertahan di udara selama 2 hingga 3 jam setelah Anda selesai merokok, bahkan dengan jendela atau pintu terbuka. Bahkan jika Anda membatasi dengan merokok di satu ruangan saja, asap rokok akan tetap menyebar ke seluruh ruangan lain di mana orang akan menghirupnya.

Ingat, perokok pasif juga memiliki resiko kesehatan yang sangat tinggi. Sehingga Anda harus berhati-hati jika merokok di lingkungan umum.

Read More

Mengenal Batu Ginjal, Penyakit Pada Sistem Ekskresi

Sistem saluran kemih merupakan salah satu sistem ekskresi dalam tubuh manusia

Apakah Anda pernah mendengar istilah penyakit batu ginjal? Salah satu penyakit pada sistem ekskresi ini berbentuk massa yang solid dan terbuat dari kristal. Seperti Namanya, biasanya batu ginjal berasal dari ginjal. Namun, penyakit ini dapat berkembang di bagian lain saluran kemih Anda, seperti pada ureter, kandung kemih, dan pada uretra. Batu ginjal merupakan salah satu kondisi medis yang paling menyakitkan. Penyebab kondisi medis ini pun bermacam-macam, tergantung dengan jenis batu ginjal tersebut. 

Jenis-jenis batu ginjal

Penyakit pada sistem ekskresi ini tidak selamanya terbentuk dari kristal. Ada beberapa jenis batu ginjal yang terbuat dari kristal yang berbeda pada umumnya, seperti:

  • Kalsium
    Batu kalsium merupakan penyebab yang paling umum atau biasa ditemukan. Batu kalsium ini biasanya terbuat dari kalsium oksalat, dan terkadang terdiri dari kalsium fosfat dan maleat. Mengurangi makan makanan yang kaya akan kandungan oksalat dapat mengurangi risiko seseorang untuk memiliki kondisi ini. Makanan-makanan yang kaya akan oksalat seperti kentang, kacang, coklat, buah bit, dan bayam. Perlu diingat bahwa meskipun kalsium dapat menyebabkan batu ginjal, asupan kalsium yang cukup sangat dibutuhkan dalam diet Anda sehingga dapat mencegah terbentuknya kristal batu ginjal. 

  • Asam urat
    Batu ginjal jenis ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Kondisi medis ini dapat terjadi pada mereka yang menderita encok atau mereka yang sedang menjalani kemoterapi. Batu ginjal ini dapat terjadi ketika urin berubah menjadi terlalu asam. Diet yang kaya akan kandungan purin dapat meningkatkan tingkat keasaman urin. Purin adalah zat bening yang ditemukan pada protein hewani, seperti ikan, kerang, dan juga daging. Struvite
    Tipe batu ginjal ini umumnya ditemukan pada wanita yang memiliki infeksi saluran kemih. Batu ginjal ini dapat berukuran besar dan menyebabkan obstruksi saluran kemih. Hal ini dapat menyebabkan infeksi ginjal. Merawat infeksi asal dapat mencegah terbentuknya batu ginjal struvite. 

  • Sistin
    Batu ginjal sistin merupakan penyakit pada sistem ekskresi yang jarang terjadi dan sangat langka. Kondisi medis ini dapat terjadi baik pada pria maupun wanita yang memiliki kelainan genetik cystinuria. Dengan batu ginjal tipe ini, sistem (sebuah asam yang secara alami terbentuk di tubuh) bocor dari ginjal ke urin.
Read More

Diagnosa, Pengobatan, dan Pencegahan Leptospirosis dan Weil

Leptospirosis adalah sebuah tipe infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Anda dapat terjangkit infeksi ini ketika melakukan kontak langsung dengan urin, darah, ataupun jaringan tubuh hewan yang terinfeksi bakteri ini. Hewan-hewan yang biasa membawa penyakit ini seperti hewan ternak, babi, anjing, dan tikus.

Penyakit ini juga bisa ditularkan lewat media tanah dan air yang terkontaminasi. Penyakit leptospirosis biasanya akan menyebabkan gejala seperti flu ringan, misalnya saja pusing, demam, dan tubuh menggigil. Apabla bakteri ini menginfeksi organ tubuh lain, mungkin aka nada reaksi yang lebih parah. Organ-organ tubuh yang biasa terinfeksi leptospirosis seperti hati, ginjal, paru-paru, jantung, dan otak. Reaksi ini disebut dengan penyakit Weil. Dalam beberapa kasus, penyakit leptospirosis parah ini dapat menyebabkan kegagalan organ tubuh dan juga kematian. Apabila Anda menderita leptospirosis, dokter akan menawarkan antibiotik untuk pengobatan. Namun, apabila penyakit tersebut sudah berkembang menjadi penyakit Weil, Anda mungkin harus dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Diagnosa penyakit leptospirosis dan Weil

Apabila Anda terkena leptospirosis ringan, mungkin akan sedikit sulit bagi dokter untuk mendiagnosa penyakit tersebut. Karena gejala-gejala yang ditimbulkan leptospirosis ringan mirip dengan penyakit lain seperti flu. Sementara itu, penyakit Weil lebih mudah didiagnosa karena gejala yang ditimbulkan jauh lebih parah. Untuk membuat diagnosa, dokter akan mencari tahu riwayat kesehatan Anda. Beri tahu dokter apabila baru-baru ini Anda melakukan perjalanan, ikut dalam olahraga air, melakukan kontak langsung dengan sumber air, dan memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan hewan atau produk hewani. Apa bila dokter curiga mengidap leptospirosis atau infeksi bakteri lain, akan dilakukan tes darah atau tes urin atau bahkan keduanya. Staf laboratorium kemudian akan menguji darah dan urin apakah positif mengandung bakteri Leptospira atau tidak. Dalam kasus penyakit Weil, dokter akan melakukan pemindaian pencitraan sinar X dan tes darah lanjutan untuk memeriksa fungsi ginjal dan hati. Pemindaian dan tes ini juga akan membantu dokter untuk tahu organ-organ tubuh mana saja yang telah terinfeksi.

Pengobatan penyakit leptospirosis dan Weil

Dalam kebanyakan kasus, leptospirosis ringan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun apabila Anda didiagnosa mengidap penyakit Weil, Anda mungkin harus dirawat di rumah sakit. Perawatan yang didapatkan termasuk antibiotik untuk memperjelas infeksi bakteri yang menyebabkan penyakit. Antibiotik yang sering digunakan termasuk penicillin dan doxycycline. Anda juga mungkin akan mendapatkan perawatan tambahan, tergantung dengan gejala yang ditimbulkan dan organ tubuh apa saja yang terinfeksi. Misalnya saja, apabila Anda memiliki masalah dengan pernapasan, Anda akan disambungkan dengan ventilator. Apabila ginjal Anda telah terinfeksi, Anda akan membutuhkan dialysis. Tanyakan langsung pada dokter mengenai nformasi seputar diagnosa, rencana pengobatan, dan pandangan mengenai penyakit yang Anda derita.

Apabila tidak diobati, penyakit Weil dapat menyebabkan gagal ginjal, gagal hati, dan gagal jantung. Dalam kasus tertentu, meskipun jarang, dapat menyebabkan kematian. Apabila Anda curiga mengidap penyakit Weil, segera hubungi dokter untuk mendapatkan antibiotik dan perawatan yang dibutuhkan.

Untuk mencegah penyakit leptospirosis, peneliti telah mengembangkan sejenis vaksin. Vaksin ini baru tersedia di beberapa negara seperti Kuba dan Perancis. Perlu diingat, vaksin ini hanya akan melindungi tubuh dari bakteri Leptospira bentuk tertentu, dan mungkin tidak akan memberikan kekebalan dalam jangka waktu yang lama. Apabila Anda bekerja dengan hewan atau produk hewani, gunakan pelindung seperti sepatu anti air, kacamata, dan sarung tangan untuk mengurangi risiko penularan.

Read More

Benarkah Menggunakan Hand Sanitizer Lebih Mampu Mencegah Flu?

pakai hand sanitizer

Teknologi dan penemuan yang semakin canggih membuat opsi kita semakin banyak juga. Kalau dulu kita dianjurkan untuk mencuci tangan dengan air dan sabun, kini muncul hand sanitizer sebagai pengganti yang katanya lebih baik bahkan bisa mencegah flu. Benarkah demikian?

Hand Sanitizer untuk Mencegah Flu

Penggunaan secara rutin hand sanitizer alih-alih sabun dan air kemungkinan bisa mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan, mengurangi risiko sakit dan penggunaan anti biotik pada anak-anak. Sebuah studi di Spanyol melibatkan 911 anak di tempat penitipan anak mulai dari yang baru lahir sampai usia 3 tahun dilakukan untuk membuktikan hal tersebut.

Dalam kelompok kontrol, orang tua dan pengasuh anak diminta untuk menggunakan cara biasa membersihkan tangan.  Dalam dua kelompok lain, anak-anak diminta menggunakan hand sanitizer khusus dan satunya lagi mencuci tangan dengan menggukan air dan sabun saja.

Orang tua dan pengasuh diinstruksikan untuk menggunakan pembersih tangan atau mencuci tangan balita ketika mereka tiba di ruang kelas pada pagi hari, sebelum dan sesudah makan siang, setelah bermain di luar, setelah batuk, bersin, atau mengeluarkan sesuatu dari hidung anak, setelah mengganti popok dan sebelum mereka diantar pulang ke rumah. Pada kedua kelompok, mencuci tangan dengan sabun dan air adalah wajib setelah menggunakan toilet atau ketika tangan sangat kotor.

Hasil dalam kelompok yang menggunakan hand sanitizer secara signifikan lebih baik daripada kelompok yang menggunakan sabun dan air atau kelompok kontrol. Kelompok hand sanitizer memiliki tingkat infeksi pernapasan yang lebih rendah dan lebih jarang bolos sekolah karena sakit, dibandingkan dengan dua kelompok lainnya. Anak-anak dalam kelompok hand sanitizer juga cenderung tidak memerlukan resep antibiotik untuk infeksi pernapasan.

Orang tua atau penyedia jasa penitipan anak menghabiskan setidaknya 1.660 liter hand sanitizer selama studi dilakukan dalam 8 bulan. Berdasarkan data ini diperkirakan setidaknya setiap anak membersihkan tangannya sebanyak 8 kali dalam sehari.

Apa Kesimpulan yang Bisa Diambil dari Studi Ini

  • Penggunaan hand sanitizer pada balita terbukti bisa menurunkan risiko infeksi pernapasan dibanding mencuci tangan menggunaan sabun dan air saja
  • Anda harus menggunakan cairan pembersih tangan dalam jangka waktu cukup lama untuk melihat hasil yang signifikan
  • Pembersih tangan harus mengandung 70% etil alkohol untuk membunuh bakteri dan virus secara dengan sempurna. Beberapa jenis  bakteri menunjukkan toleransi terhadap jumlah etil alkohol yang lebih rendah.

Meskipun ini bisa menjadi bukti bahwa penggunaan cairan hand sanitizer lebih maksimal untuk membunuh kuman, mencegah flu secara maksimal bisa dilakukan dengan mencuci tangan secara rutin serta vaksinasi flu. Cara yang sama bisa mendatangkan manfaat juga untuk orang dewasa yang berisiko mengalami masalah pernapasan.

Read More