pemeriksaan fisik tagged posts

Bagaimana Pemeriksaan Fisik Head to Toe Dilakukan?

Pemeriksaan fisik head to toe adalah sebuah tes rutin yang dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan seperti dokter untuk melihat kondisi kesehatan seseorang dengan menyeluruh. Pemeriksaan fisik tersebut juga dikenal dengan sebutan pemeriksaan kesehatan, dan Anda tidak perlu menunggu sakit untuk meminta dilakukannya pemeriksaan ini. Pemeriksaan fisik ini merupakan waktu yang baik untuk bertanya, berkonsultasi, dan berdiskusi seputar gangguan, kekhawatiran, atau gejala apa saja yang Anda lihat mempengaruhi kesehatan Anda. Ada beberapa jenis tes yang dapat dilakukan saat dokter melakukan pemeriksaan fisik. Tergantung dengan usia, riwayat kesehatan Anda dan keluarga, dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan tambahan.

Tujuan dari pemeriksaan fisik head to toe adalah membantu dokter untuk menentukan status kesehatan Anda secara umum. Pemeriksaan ini juga memberikan kesempatan bagi Anda untuk membicarakan apapun seputar kondisi kesehatan, misalnya ada gejala atau tanda-tanda rasa sakit yang Anda khawatirkan. Pemeriksaan fisik ini direkomendasikan untuk dilakukan paling tidak satu tahun sekali, terutama bagi mereka yang berusia lebih dari 50 tahun. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa kemungkinan adanya penyakit sehingga bisa dirawat lebih awal, mengidentifikasi adanya gangguan kesehatan yang mungkin akan menjadi kekhawatiran medis di kemudian hari, memperbarui imunisasi yang mungkin dibutuhkan, dan memastikan pasien menjaga diet yang sehat serta melakukan olahraga dengan teratur.

Pmeriksaan fisik tersebut juga merupakan cara yang baik untuk memeriksa kadar kolesterol, tekanan darah dan gula darah yang ada pada tubuh. Kadar kolesterol, gula darah, serta tekanan darah mungkin dapat meningkat tanpa adanya tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Pemeriksaan fisik dengan teratur dapat merawat kondisi tersebut sebelum berubah menjadi penyakit yang lebih serius. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan fisik sebelum Anda melakukan operasi atau sebelum perawatan untuk mengobati penyakit Anda dimulai.

Melakukan pemeriksaan fisik

Sebelum Anda bertemu dengan dokter, perawat akan menanyakan beberapa jenis pertanyaan mengenai riwayat medis Anda, termasuk alergi, bekas operasi, atau gejala-gejala yang Anda miliki. Mereka mungkin juga akan bertanya seputar gaya hidup yang Anda miliki, misalnya saja apakah Anda rutin melakukan olahraga, atau apakah Anda mengonsumsi alkohol dan merokok. Kemudian, dokter akan memeriksa seluruh tubuh untuk melihat adanya tanda atau pertumbuhan yang tidak normal. Anda akan diminta untuk berbaring di atas tempat tidur sehingga dokter dapat memeriksa perut dan bagian-bagian tubuh lain. Saat melakukan hal ini, dokter akan memeriksa konsistensi, lokasi, ukuran, dan tekstur dari organ-organ tubuh. Dokter akan menggunakan stethoscope untuk mendengar bagian-bagian tubuh, misalnya saja mendengar paru-paru saat Anda mengambil napas dengan dalam serta mendengar bagian perut. Dokter kemudian akan menggunakan stethoscope untuk mendengar detak jantung untuk memastikan tidak adanya suara-suara yang tidak normal. Dokter kemudian akan memeriksa tinggi, berat badan, dan nadi. Pastikan Anda berkomunikasi dengan dokter apabila ada kekhawatiran selama pemeriksaan dilakukan. Setelah pemeriksaan fisik head to toe selesai dilakukan, Anda bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya. Dokter mungkin akan memberikan informasi lanjutan seputar kondisi kesehatan Anda lewat panggilan telepon ataupun email. Mereka juga akan memberikan salinan hasil pemeriksaan dan menjelaskannya. Dokter akan menunjukkan dan menjelaskan apabila ada gangguan kesehatan tertentu dan merekomendasikan hal apa saja yang perlu Anda lakukan. Tergantung dengan apa yang dokter temukan, mungkin Anda akan membutuhkan pemeriksaan atau tes kesehatan lanjutan. Apabila tidak ada gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai, hal tersebut merupakan berita bagus dan Anda bisa melakukan pemeriksaan fisik head to toe lagi tahun depan.

Read More