Yuk, Buat Sendiri Hand Sanitizer untuk Bayi di Rumah

Di masa pandemi seperti sekarang, menjaga kebersihan tangan sangatlah penting terutama untuk bayi. Bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, sehingga rentan terkena penyakit.

hand sanitizer

Hand sanitizer untuk bayi menjadi alternatif pembersih tangan dalam keadaan darurat. Namun, tak semua jenis hand sanitizer aman digunakan untuk bayi. Beberapa kandungan di dalamnya dapat membahayakan bayi.

Jangan khawatir, Anda bisa membuat sendiri hand sanitizer untuk bayi di rumah. Bahan-bahannya pun cukup gampang lho, Bunda.

DIY membuat hand sanitizer yang aman untuk bayi

Sebenarnya bahan-bahan hand sanitizer untuk bayi sama seperti komposisi hand sanitizer pada umumnya. Bedanya, jika Anda membuatnya sendiri Anda bisa menyesuaikan kadar alkohol sehingga aman untuk bayi dan anak-anak.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 2/3 cangkir alkohol isopropil
  • 1/3 cangkir gel lidah buaya
  • Minyak esensial seperti lavender, mawar, atau yang lainnya
  • Corong
  • Wadah kedap udara

Cara membuat:

  1. Campurkan alkohol dan lidah buaya, lalu aduk sampai merata.
  2. Tambahkan beberapa tetes minyak esensial, lalu aduk kembali.
  3. Setelah semua tercampur rata, tuang ke wadah kedap udara dengan corong. 
  4. Simpan hand sanitizer di tempat yang aman.

Alkohol berfungsi membunuh kuman dan bakteri, sementara lidah buaya berfungsi sebagai pelembab dan menghindari efek kulit kering akibat alkohol. 

Minyak esensial memberikan aroma pada hand sanitizer. Jika bayi dan anak Anda memiliki kulit sensitif, Anda bisa menambahkan minyak pembawa atau tidak menambahkan minyak esensial sama sekali.

Apakah alkohol pada hand sanitizer aman untuk bayi

Alkohol aman digunakan pada kulit bayi namun sesuai dengan dosis yang ditetapkan. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan kandungan alkohol 60% dalam pembersih tangan yang ramah bayi dan anak-anak.

Penggunaan hand sanitizer untuk bayi yang benar

Penggunaan hand sanitizer untuk bayi dan anak-anak harus dibawah pengawasan orang tua. Alkohol,  lidah buaya, dan minyak esensial dapat menyebabkan efek samping ruam dan beracun ketika tidak sengaja tertelan.

Ketika anak Anda menggunakan hand sanitizer, gunakanlah dalam jumlah sedikit lalu oleskan ke seluruh permukaan tangan dan sela-sela jari. Gosok terus sampai tangan terasa kering. Butuh waktu sekitar 5 menit agar hand sanitizer bekerja efektif. 

Sebelum hand sanitizer benar-benar menyerap, hindari menyentuh makanan dengan tangan secara langsung. Hal ini akan menyebabkan keracunan. 

Alkohol isopropil dalam jumlah kecil dapat menyebabkan efek keracunan pada bayi dan anak-anak. Gejala keracunan alkohol pada anak meliputi:

  • Bicara menjadi cadel
  • Muntah
  • Efek sedasi atau kantuk
  • Kesulitan bernapas
  • Kejang
  • Pingsan
  • Dalam kasus yang parah bisa berakibat kematian

Catatan

Jika tidak dibuat dengan benar, DIY hand sanitizer untuk bayi mungkin akan lebih berbahaya dibandingkan dengan hand sanitizer yang dijual bebas. Terdapat beberapa laporan mengenai efek terbakar yang diakibatkan oleh hand sanitizer buatan rumahan. 

Jika Anda tetap berkeinginan untuk membuat hand sanitizer sendiri, pastikan untuk mencampurkan semua bahan dengan perbandingan komposisi yang pas. Kenakan wadah plastik dan alat yang bersih untuk mencegah kontaminasi. 

Namun, jika Anda berpikir untuk membeli hand sanitizer untuk bayi, carilah produk yang berlabel denaturasi. Hand sanitizer dengan wangi buah atau wangi menarik lainnya dapat memancing anak untuk mencicipi rasa dari cairan tersebut.    

Anda juga bisa memeriksa bahan pahit pada kandungan hand sanitizer seperti denatonium benzoate (Bitrex), sukrosa octaacetate, atau butanol. Bahan-bahan pahit tersebut menghasilkan wangi yang tidak menarik bagi anak-anak. 

Perlu diingat bahwa hand sanitizer tidak memiliki efektivitas yang sama dengan sabun dalam membunuh kuman. Akan lebih baik untuk mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik dan membasuhnya dengan air mengalir. 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>